Share

Wasekjen Perindo: Transisi Demokrasi Masyarakat Indonesia Jalan di Tempat

Rizky Syahrial, MNC Media · Minggu 14 Agustus 2022 19:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 337 2647698 wasekjen-perindo-transisi-demokrasi-masyarakat-indonesia-jalan-di-tempat-qky3ZApVgk.jpg Wasekjen Partai Perindo Muhammad Sopiyan (Foto: Rizky Syahrial)

JAKARTA - Kehidupan yang berdemokrasi merupakan hal yang penting bagi masyarakat khususnya di Indonesia. Apalagi, Indonesia merupakan salah satu negara menganut sistem tersebut.

Melihat kehidupan demokrasi di Indonesia, Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Muhammad Sopiyan mengatakan, berjalannya sistem demokrasi di Indonesia masih jalan di tempat.

"Saya kira transisi (demokrasi) di masyarakat Indonesia masih jalan di tempat, masih banyak hal yang saya kira PR yang harus dibereskan," ujar Sopiyan saat hadir di Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia dengan tema: Pentingnya Kehidupan Demokrasi Dalam Masyarakat, Minggu (14/8/2022).

BACA JUGA:Partai Perindo Salurkan Bantuan ke Pelaku UMKM di Manado 

Menurutnya, hal ini juga selaras dengan kurangnya kritisasi terhadap para pemerintah. Ia menambahkan, ini menjadi sebuah problem dan pekerjaan rumah (PR) bagi demokrasi di Indonesia.

"Kita krisis soal absennya kritisasi terhadap kekuasaan. Sekarang bisa dilihat komponen komponen LSM, aktivis, dan segala macam udah banyak merapat kepada kekuasaan. Sehingga ruang ruang kritis sudah tidak ada, ini menjadi problem, ini PR buat demokrasi kita," ujar Sopiyan.

BACA JUGA:Partai Perindo Mamberamo Raya Bagikan 30 Etalase Gerobak kepada Mama-Mama Papua Pedagang Buah Pinang 

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Sopiyan menjelaskan, civil society merupakan unsur dari demokrasi, atau sebagai penyeimbang, sehingga sebuah kontrol sosial sangat penting sebagai ekspresi serta kritik yang membangun.

"Itu adalah prinsip indikator demokrasi, ini saya lihat," imbuh Sopiyan.

"Periodisasi ini menjadi persoalan ya artinya mesti nya linkungan kampus adalah sebagai agen perubahan terhadap dinamika-dinamika kebangsaan," tambahnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini