Share

Kocak! Mahfud MD Singgung Petir dan CCTV saat MU Dibantai

Bachtiar Rojab, MNC Media · Minggu 14 Agustus 2022 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 337 2647589 kocak-mahfud-md-singgung-petir-dan-cctv-saat-mu-dibantai-M4Ni8FyHuX.jpeg

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menanggapi kekalahan klub Manchester United (MU) yang dibantai Brentford 4-0 di Gtech Community Stadium, malam tadi.

(Baca juga: Ini Pernyataan Pengacara Brigadir J soal Minta CCTV dan Petir Diperiksa yang Disorot Mahfud MD)

Hal itu, usai Mahfud membalas cuitan Eks Sekretaris Menteri BUMN Said Didu yang tengah berguyon soal informasi dari Intel Manchester city mengenai Pimpinan MU yang tengah kehilangan pemasukan dari Bandar pengaturan skor, dan kerap berbuah kekalahan bagi MU.

"Bahwa saat ini mantan pimpinan MU, penari sorak, teman seperjuangan, termasuk pengawas takut kehilangan setoran rutin dari bandar pengatur skor yang sedang kena kasus sehingga sepertinya mereka sedang bersatu mengatur skenario lakukan pembelokan kasus. Tetap waspada," ujar Didu dalam akun twitternya @masid_didu, dikutip Minggu (18/8/2022).

Sontak, hal itu langsung digubris langsung oleh Mahfud melalui akun twitternya @mahfudmd, menurutnya ia memiliki data lebih akurat yang Ia dapat dari Intel MU.

"MU punya tim intel sendiri yang laporannya lebih akurat. Disarankan agar pimpinan City dan publik MU tidak percaya terhadap intel City," paparnya.

Lebih lanjut, Mahfud menuturkan, Ia menyinggung kasus yang tengah ramai di jagat maya. Yaitu, mengenai CCTV yang mati akibat tersambar petir. Menurut Mahfud Intel MU lebih hebat karena mampu mengintrogasi 'Petir' tersebut.

"Begitu profesional Intel MU sehingga tahu caranya mengejar dan menginterogasi petir yang menyambar CCTV di stadium," pungkasnya.

Sebelumnya,M enko Polhukam Mahfud MD menyoroti pernyataan sarkas Pengacara Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat, Kamarudin Simanjuntak terkait CCTV dan petir yang harus diperiksa lebih dalam terkait kasus penembakan di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

Baca Juga: Saatnya Anak Muda Bangkit Bersama untuk Indonesia Bersama Astra

"Kemarin katanya CCTV disambar petir, sekarang bilang CCTV ada. Seharusnya petirnya diperiksa juga”. Logika publik cerdas," tulis Mahfud di akun Twitter pribadinya dikutip, Rabu (3/8/2022).

Adapun pernyataan Pengacara Brigadir J soal polisi akhirnya menemukan rekaman CCTV terkait perkara penembakan Brigadir J yakni.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini