Share

Jokowi Targetkan 38 Bendungan Selesai pada Akhir Tahun

Arie Dwi Satrio, Okezone · Minggu 14 Agustus 2022 12:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 14 337 2647543 jokowi-targetkan-38-bendungan-selesai-pada-akhir-tahun-2ZvaEPd9XA.jpg Presiden Joko Widodo (foto: dok biro pers)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan, bahwa pemerintah telah berhasil membangun 29 bendungan sejak 2015. Jokowi menargetkan pemerintah bakal membangun total hingga 38 bendungan sampai akhir tahun ini.

Demikian diungkapkan Jokowi saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan penghargaan dari International Rice Research Institute (IRRI) kepada Pemerintah RI yang disiarkan langsung lewat kanal YouTube Sekretariat Presiden.

"Kita telah membangun banyak bendungan, embung, jaringan irigasi. Seinget saya, sampai hari ini sudah diresmikan 29 bendungan besar dan tahun ini akan selesai lagi total 38 bendungan," kata Jokowi, Minggu (14/8/2022).

 BACA JUGA:Ridwan Kamil Bilang Proyek Bendungan Ciawi dan Sukamahi Selesai Dalam Waktu Dekat

Pemerintah, kata Jokowi, menargetkan bisa merampungkan total sebanyak 61 bendungan hingga 2024. Tak hanya itu, pemerintah juga telah merencanakan pembangunan 4.500 embung dan 1,1 juta jaringan irigasi.

"Sampai 2024 akan kita selesaikan 61 bendungan plus embung. 4.500 embung dan 1,1 juta jaringan irigasi yang telah kita bangun 7 tahun ini," terangnya.

Jokowi menekankan bahwa pemerintah terus berupaya untuk meningkatkan produksi massal kebutuhan bahan pangan. Salah satunya, dengan pemanfaatan varietas unggul padi. Hasilnya, kata Jokowi, cukup memuaskan.

 BACA JUGA:Pembangunan Bendungan Meninting Lombok Selesai 2023, Ini Manfaatnya

"Selain pemanfaatan varietas unggul padi, intensifikasi, ekstensifikasi, semua itu memberikan sebuah hasil peningkatan produksi yang kita lihat sekarang ini," beber Jokowi.

"Tahun 2019 kita bisa prodiksi beras 31,3 juta ton. 2020 sama, 2021 juga masih 31,3 juta ton. Peningkatan dan konsistensi inilah yang saya lihat, dilihat oleh FAO dan IRRI karena memang jumlah itu jumlah yang riil," pungkasnya.

(wal)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini