Share

Mengejutkan! Deolipa Ungkap Ferdy Sambo dan Putri Iming-imingi Bharada E dan Tersangka Lain Uang Rp1 Miliar

Muhammad Farhan, MNC Portal · Sabtu 13 Agustus 2022 19:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 13 337 2647311 mengejutkan-deolipa-ungkap-ferdy-sambo-dan-putri-iming-imingi-bharada-e-dan-tersangka-lain-uang-rp1-miliar-6GZICqjYCW.jpg Deolipa, mantan pengacara Bharada E. (Foto: M Farhan)

JAKARTA - Mantan pengacara Bharada E, Deolipa Yumara mengungkap perihal iming-iming uang yang berbentuk pecahan dolar senilai Rp1 miliar lebih. Deolipa menjelaskan iming-iming tersebut datang dari Ferdy Sambo beserta istrinya kepada Bharada E, Bripka RR, dan KM sesaat setelah mengobrak-abrik tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan Brigadir J. 

Menurut Deolipa, peristiwa pemberian janji uang Rp1 miliar lebih  tersebut diberikan kepada tiga orang itu setelah Brigadir J meninggal dunia.

"Itu (iming-iming) tapi setelah kejadian ya, setelah atur-atur skenario pertama ketika sudah mulai aman, dipanggillah si Bharada E, si Kuwat (KM) kemudian si RR. Kemudian ketemu geng Sambo sama Putri menjanjikan uang satu miliar," terang Deolipa kepada wartawan di depan kediaman pribadinya, Kota Depok, Sabtu (13/8/2022). 

Ia pun merinci, uang Rp1 miliar lebih itu nantinya akan dibagi kepada tiga orang tersebut dengan masing-masing menerima Rp500 juta. 

Baca juga: Deolipa Bakal Gugat Perdata Bharada E Tak Terima Kuasa Pengacaranya Dicabut

"500 juta kepada Richard, 500 juta kepada Kuwat dan 500 juta kepada Ricky dalam bentuk dolar," ujar Deolipa. 

Menurut Deolipa, janji uang yang diiming-imingi kepada ketiga tersangka tersebut baru dicairkan setelah Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). 

"(Seraya menirukan ucapan Sambo) ‘Lu pada ya nanti gua kasih ya tapi nanti biar aman dulu, setelah lu jalanin SP3, aman enggak bunyi-bunyi suara lagi di mana-mana aman’,” terang Deolipa. 

Deolipa mengungkapkan keterangan tersebut didapatkannya dari penjelasan Bharada E. Saat mendengarkan keterangan mantan kliennya tersebut, Deolipa didampingi koleganya selaku kuasa hukum yakni Burhanuddin. 

"Iya ini ucapan Bharada E ke saya, ada saksinya si Burhanuddin. Dua saksi itu cukup, satu saksi dalam hukum itu bukan saksi. Kalau dua saksi itu teng-tong," tegas Deolipa. 

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sebelumnya, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyampaikan laporan dari Bharada E yang diduga berupa ancaman terhadapnya. Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua LPSK, Edwin Partogi Pasaribu saat ditemui di Gedung LPSK, Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu kemarin (3/8/2022).

Edwin menyampaikan Bharada E mengaku mendapatkan sesuatu hal yang ditengarai berupa ancaman pada posisinya.

"Ya memang Bharada E menyampaikan sesuatu hal yang menurut dia memang akan mengancam dia," ujar Edwin kepada wartawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini