Share

Polri : 2 Laporan yang Disetop Halangi Kasus Pembunuhan Brigadir J

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 13 Agustus 2022 02:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 13 337 2647029 polri-2-laporan-yang-disetop-halangi-kasus-pembunuhan-brigadir-j-HJKr5bQk00.jpg Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi. (Foto : MNC Portal)

JAKARTA - Bareskrim Polri menyatakan laporan percobaan pembunuhan terhadap Bharada E dan kekerasan seksual terhadap istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, menghalangi proses penyidikan kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

'Kita anggap dua LP ini menjadi satu bagian masuk dalam obstruction of justice ya. Ini bagian dari upaya menghalang-halangi pengungkapan daripada kasus 340," kata Andi di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/8/2022).

Dua laporan polisi yang dimaksud kategori obstruction of justice tersebut awalnya dibuat di Polres Metro Jakarta Selatan lalu ditarik ke Polda Metro Jaya serta dinaikkan statusnya ke penyidikan. Kini, dua laporan itu dihentikan Bareskrim Polri lantaran tidak ditemukan peristiwa pidana.

"Bahwa perkara ini statusnya sudah naik sidik. Kemudian berjalan waktu kasus yang dilaporkan dengan korban Brigadir Yosua ternyata ini menjawab dua LP tersebut," ucap Andi.

Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir Kuat Ma'ruf dan Bripka Ricky Rizal.

Baca Juga: Wujudkan Indonesia Sehat 2025, Lifebuoy dan Halodoc Berkolaborasi Berikan Akses Layanan Kesehatan Gratis

Dalam kasus ini, Polri memastikan tidak ada peristiwa tembak-menembak. Faktanya Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo diduga sebagai pihak yang membuat skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini