Share

Kuasa Hukum Bharada E Akui Belum Dapat Info Resmi Soal Pencabutan Pendampingan Perkara

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Jum'at 12 Agustus 2022 13:51 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 337 2646633 kuasa-hukum-bharada-e-akui-belum-dapat-info-resmi-soal-pencabutan-pendampingan-perkara-eOSc7bKdhH.jpg Bharada E saat di Komnas HAM (foto: dok MPI)

DEPOK - Kuasa hukum Bharada E, Muhammad Burhanudin mengaku belum mendapat info resmi dari kliennya perihal pencabutan pendampingan hukum atas perkara kematian Brigadir J alias Nopriansyah Yosua Hutabarat.

"Iya (belum dapat informasi resmi), (baru tahu dari media konfirmasi semua. Tetapi saya belum tahu ini," kata Burhanudin saat dihubungi MPI, Jumat (12/8/2022).

 BACA JUGA:Kuasanya Dicabut Bharada E, Deolipa Yumara Minta Bayaran Rp15 Triliun ke Negara dan Bareskrim

Kendati demikian, Burhanudin mengaku pihaknya telah diminta untuk tidak mendampingi Bharada E oleh kliennya. Hanya saja, permintaan itu ditolak mentah-mentah.

"Dua hari lalu, kami diminta mundur. Tetapi kami tidak mau mundur. Nah saya heran, karena kami tidak mau mundur, hari ini juga kok sudah dicabut," ujarnya.

 BACA JUGA:Bharada E Cabut Kuasa Hukum Burhanuddin dan Deolipa, Apa Alasannya?

Padahal, kata Burhanudin, pihaknya sudah bekerja secara profesional dan sesuai dengan UU Advokat. Ia pun memastikan, tidak ada aturan yang dilanggar selama proses pendampingan Bharada E.

"Ini saya pikir, aduh. Skenario apalagi ini. Padahal kita sudah bantu Polri untuk menjadikan perkara ini jadi terang-benderang gitu," tandas Burhanudin.

 

Sebelumnya, Bareskrim Polri memastikan bahwa Buhanuddin dan Deolipa Yumara kuasanya telah dicabut oleh Bharada E sebagai kuasa hukum dalam kasus penembakan yang menewaskan Brigadir J.

"Iya betul," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi soal pencabutan kuasa Pengacara Bharada E, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Andi tak menyebut secara gamblang alasan pencabutan kuasa kedua pengacara Bharada E yang baru sekira satu minggu bertugas tersebut.

"Ya namanya juga ditunjuk, kalau penunjukannya ditarik, kan terserah yang nunjuk. Penyidik yang menunjuk untuk Bharada E," ujar Andi.

Pencabutan kuasa itu tertuang dalam surat beredar yang berbunyi:

"Dengan ini saya selaku pemberi kuasa menyatakan mencabut kuasa tersebut terhitung sejak tanggal surat ini ditandatangani. Surat pencabutan ini saya buat dalam keadaan sadar dan tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Demikian surat pencabutan kuasa ini untuk digunakan sebagaimana mestinya".

Surat itu ditandatangani oleh Richard Eliezer Pudihang Lumiu pada 10 Agustus 2022. Tampak pula materai ditempel di surat tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini