Share

Irjen Ferdy Sambo Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J dalam Pemeriksaan, Polri: Di Sidang Akan Dibuka Semuanya!

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Jum'at 12 Agustus 2022 13:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 337 2646611 irjen-ferdy-sambo-ungkap-motif-pembunuhan-brigadir-j-dalam-pemeriksaan-polri-di-sidang-akan-dibuka-semuanya-Xii6QlRPEy.jpg Ferdy Sambo. (Foto: Ant)

DEPOK - Irjen Pol Ferdy Sambo telah menjalani pemeriksaan dengan tim khusus Polri di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/8/2022) sore.

Dalam pemeriksaan tersebut, Sambo mengungkapkan motif pembunuhan kepada penyidik. Sambo merasa tindakan Brigadir J telah melukai harkat martabat keluarganya.

"Ini yang membuat tersangka emosi, ini yang buat tersangka marah, sehingga tersangka memanggil dua orang toadi seperti dijelaskan oleh pak Dirpidum untuk merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J," tutur Kadiv Humas Mabes Polri Dedi Prasetyo saat konfrensi pers, Kamis 11 Agustus 2022.

Namun, Dedi tak menyebut detail tindakan Brigadir J yang membuat Sambo berang. Ia memastikan motif tersebut dapat tergambar lebih jelas kala proses penanganan perkara sudah bergulir di pengadilan.

"Jadi rekan-rekan, secara spesifik ini hasil pemeriksaan dari tersangka FS. Untuk nanti menjadi jelas tentunya nanti dalam persidangan akan dibuka semuanya," terang Dedi.

Tim khusus Polri melakukan pemeriksaan perdana terhadap Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias J, Kamis (11/8/2022) .Sambo diperiksa penyidik tim khusus di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok.

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Atas perbuatan itu, Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir KM dan Bripka Ricky Rizal.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini