Share

Kuasanya Dicabut Bharada E, Deolipa Yumara Minta Bayaran Rp15 Triliun ke Negara dan Bareskrim

Puteranegara Batubara, Okezone · Jum'at 12 Agustus 2022 13:13 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 12 337 2646605 kuasanya-dicabut-bharada-e-deolipa-yumara-minta-bayaran-rp15-triliun-ke-negara-dan-bareskrim-CU5KXBYv1d.jpg Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara (Foto: MNC Portal)

JAKARTA - Tersangka kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Bharada E mencabut kuasa dari dua pengacara yakni, Boerhanuddin dan Deolipa Yumara. Bareskrim membenarkan hal tersebut selaku pemberi kuasa awal kepada mereka.

Menanggapi hal itu, Deolipa meminta bayaran sebesar Rp15 triliun kepada negara dan Bareskrim Polri. Ia berkelakar hal itu akan digunakan untuk foya-foya.

"Oh iya tapi kan, ini kan penunjukkan dari negara dari Bareskrim, tentunya saya minta fee saya dong. Saya akan minta jasa saya sebagai pengacara yang ditunjuk negara saya minta Rp15 triliun. Supaya saya bisa foya-foya," kata Deolipa saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

Ia menjelaskan, dirinya dan Boerhanuddin ditunjuk oleh negara untuk membela Bharada E di kasus penembakan Brigadir J. Oleh sebab itu, Deolipa akan melakukan gugatan apabila tidak mendapatkan bayaran tersebut.

Baca juga: LPSK Akui Tolak Amplop dari Sambo saat Dijumpai di Kantor Propam

"Ya kan kita ditunjuk negara, negara kan kaya, masa kita minta Rp15 triliun tidak ada. Ya kalau tidak ada kita gugat, catat aja," ujar Deolipa.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memastikan bahwa Boerhanuddin dan Deolipa Yumara kuasanya telah dicabut untuk memberikan pembelaan dan pendampingan hukum terhadap Bharada E di kasus penembakan Brigadir J.

Baca juga: Bharada E Cabut Kuasa Hukum Burhanuddin dan Deolipa, Apa Alasannya?

"Iya betul," kata Dir Tipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi saat dikonfirmasi soal pencabutan kuasa Pengacara Bharada E, Jakarta, Jumat (12/8/2022).

(fkh)

1
1

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini