Share

Seret Ferdy Sambo ke Meja Hijau, Polri Kebut Penyidikan dan Koordinasi dengan Kejagung

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Kamis 11 Agustus 2022 20:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 337 2646264 seret-ferdy-sambo-ke-meja-hijau-polri-kebut-penyidikan-dan-koordinasi-dengan-kejagung-z34YlJw35J.jpg Irjen Ferdy Sambo/Antara

JAKARTA  - Polri mempercepat proses penanganan perkara dugaan pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat yang menyeret mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Polri juga telah berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung (Kejagung).

(Baca juga: Terungkap! Ini Deretan 27 Polisi Pelanggar Etik di Kasus Pembunuhan Brigadir Yosua)

"Sudah dilakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kejaksaan agar dalam waktu tidak terlalu lama, juga berkas perkara segera dilimpahkan ke Kejaksaan dan selanjutnya juga tidak terlalu lama kasus ini untuk segera digelar di persidangan," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat konfrensi pers di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Kamis (11/8/2022).

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, kata Dedi, telah memberikan atensi khusus terhadap kasus teesebut. Ia mengatakan, Kapolri telah memerintahkan agar proses penanganan perkara dapat dilakukan dengan cepat.

"Harus melakukan pemeriksaan secara monoton, cepat dan juga berkomunikasi dengan Kejaksaan," ujar Dedi.

Atas dasar itu, Dedi berharap, proses penanganan perkara tidak menemukan kendala. Dia juga berjanji pihaknya bakal terbuka terhadap segala perkembangan perkara kasus Brigadir Yosua  ke publik.

Baca Juga: Lifebuoy x MNC Peduli Ajak Masyarakat Berbagi Kebaikan dengan Donasi Rambut, Catat Tanggalnya!

Dalam kasus itu, Polri telah menetapkan Irjen Pol Ferdy Sambo sebagai tersangka kasus kematian Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, Selasa (9/8/2022) malam. Selain Sambo, Polri juga menetapkan tersangka pada Bharada E, Brigadir RR, KM, dan Sambo.

Irjen Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak. Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini