Share

Termasuk Ferdy Sambo, Ini 5 Orang yang Pernah Ditahan di Mako Brimob Kelapa Dua Depok

Tim Litbang MPI, MNC Portal · Jum'at 12 Agustus 2022 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 11 337 2646221 termasuk-ferdy-sambo-ini-5-orang-yang-pernah-ditahan-di-mako-brimob-kelapa-dua-depok-mS0CNk5DYj.jpg Mako Brimob Kelapa Dua. (Foto: Achmad Al Fiqri)

JAKARTA - Mako Brimob adalah Markas Komando Korps Brigade Mobile yang berada di Depok, Jawa Barat. Tempat ini merupakan markas anggota Brimob Polri. Beberapa tokoh terkenal di Indonesia pernah merasakan ditahan di Mako Brimob, terbaru adalah Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo.

Berikut sederet orang yang sempat menjalani masa hukuman di Mako Brimob.

1. Ferdy Sambo


Kasus terbaru yang sangat menyita perhatian adalah tewasnya Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat pada 8 Juli 2022 di kediaman eks Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo. Kasus tersebut rupanya membuat Ferdy Sambo harus mendekam di Mako Brimob, sebelum penetapannya sebagai tersangka.

Diketahui, Ferdy Sambo terlebih dahulu menjalani pemeriksaan, sebulan setelah kejadian. Melansir Okezone, pemeriksaan Ferdy dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramoni di Mako Brimob.

Status tersangka Ferdy diumumkan melalui konferensi pers yang disampaikan langsung oleh Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada 9 Agustus 2022. Menurut Listyo, fakta yang ditemukan Timsus adalah J tewas akibat ditembak oleh RE, atas perintah Ferdy. Adapun ancaman pidana yang akan menjerat Ferdy adalah penjara seumur hidup atau 20 tahun penjara, atau bahkan hukuman mati.

2.Basuki Tjahaja Purnama


Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama juga pernah ditahan di Mako Brimob. Ia mendekam di Mako Brimob pada 2017 lalu lantaran kasus dugaan penistaan agama. Sebelumnya, BTP divonis 2 tahun penjara karena kasus tersebut. Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara menyatakan BTP bersalah dan melanggar Pasal 156a KUHP terkait penodaan agama. Sementara itu, vonis ini dinilai lebih berat dibandingkan dengan tuntutan jaksa, yaitu 1 tahun penjara dengan 2 tahun masa percobaan. Ia lalu ditahan di Rutan Cipinang dan dipindahkan ke Mako Brimob. BTP resmi dinyatakan bebas pada 24 Januari 2019.

Nazaruddin


Tersangka kasus korupsi Wisma Atlet, Muhammad Nazaruddin, ditahan di Mako Brimob pada Agustus 2011. Baru saja dua minggu mendekam di Mako Brimob, Nazaruddin mengaku tidak betah dan tertekan di selnya yang berada di blok B. Padahal, Kepala Rutan mengeklaim bahwa pihaknya sudah memberikan pelayanan nyaman kepada Nazaruddin. Salah satu fasilitas yang diperoleh tersangka korupsi itu adalah pendingin ruangan.

Nazaruddin yang menjadi buronan interpol langsung dibawa ke Mako Brimob usai ditangkap di Caryahena, Kolombia pada 7 Agustus 2011. Kepolisian setempat mengamankan Nazaruddin lantaran menggunakan paspor orang lain untuk masuk ke negara tersebut. Keberadaan Nazaruddin langsung diberitahukan kepada pihak kepolisian Indonesia untuk selanjutnya diamankan.

Aman Abdurahman


Aman Abdurahman merupakan tersangka terorisme dan memiliki keterkaitan dengan aksi teror di Kampung Melayu dan Thamrin pada tahun 2016. Pria yang juga mempunyai nama Oman Rochman alis Abu Sulaiman bin Ade Sudarma ini mendapat julukan Singa Tauhid dari para pengikutnya. Sebenarnya, Aman pernah ditangkap di Tangerang pada 2010 karena terlibat kegiatan pelatihan militer di Aceh. Aman terbukti membantu kegiatan terorisme di sana dan memberikan sumbangan berupa dana Rp20 juta. Namanya kembali terseret lantaran terlibat dalam peristiwa pengeboman di wilayah Thamrin.

Firza Husein


Fierza Husein ditetapkan sebagai tersangka kasus makar dan dijemput paksa di kediamannya pada 31 Januari 2017. Setelahnya, ia ditahan selama 20 hari di Mako Brimob guna mempermudah penyelidikan. Keputusan polisi menahan Firza lantaran ia dianggap mempersulit proses penyidikan dan tidak hadir ketika mendapat surat pemanggilan. Kasus lain yang juga menjerat Firza adalah kasus dugaan foto dan chat mesum ke Habib Rizieq Shihab. Firza diperiksa pada 12 Juni 2017 dan mengaku tidak terlibat kasus itu.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini