Share

Tak Mau Kalah dengan Gerindra-PKB, KIB Tunjukkan Kemesraan

Tim Okezone, Okezone · Rabu 10 Agustus 2022 22:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 337 2645661 tak-mau-kalah-dengan-gerindra-pkb-kib-tunjukkan-kemesraan-AFrPvlTKKM.jpg Ilustrasi/ Doc: Okezone

JAKARTA - Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sebagai koalisi yang pertama kali dibentuk nampaknya tak mau kalah sama Koalisi Gerindra-PKB.

Tiga partai koalisi ini (trio musketeers) yaitu PAN, Golkar dan PPP mendaftarkan diri ke KPU pada Rabu, 10 Agustus 2024. Ketiga partai ini menunjukkan euforia yang tidak kalah kompaknya sama partai Gerindra-PKB.

 BACA JUGA:Penggunaan Jilbab di Sekolah Tuai Polemik, Muhammadiyah Angkat Suara

Menurut Pengamat Politik dan Pendiri Indonesia Political Power, Ikhwan Arif mengatakan, euforia pendaftaran partai politik memang sangat penting untuk menunjukkan eksistensi koalisi partai politik.

"Ini menjadi ajang penting bagi partai-partai politik yang berkoalisi untuk menunjukkan kemesraannya kepada publik, bahkan ada partai politik yang menunjukkan ala-ala Citayam Fashion Week," katanya, Rabu (10/8/2022).

 BACA JUGA:LPSK: Putri Candrawathi Lebih Butuh Pemulihan Mental Dibandingkan Perlindungan

Kemudian, lanjutnya, euforia pendaftaran partai politik dengan berbondong-bondong ke KPU, ini tentunya akan berpengaruh terhadap popularitas koalisi di mata publik dan diharapkan mendongkrak elektabilitas partai koalisi.

"Menurut saya popularitas dan elektabilitas saja belum tentu menunjukkan substansi awal pembentukan koalisi, justru yang paling ditunggu-tunggu adalah deklarasi nama-nama bakal calon dari masing-masing koalisi," ujarnya.

Menurutnya, ada hal penting yang perlu diperhatikan oleh masing-masing koalisi yaitu faktor ketokohan dalam koalisi.

Sampai hari ini, tambahnya, trio musketeers di KIB ini malah mengusung nama-nama bakal calon presiden dari masing masing-masing partai, tidak ada yang mau mengalah jadi bakal calon wakil presiden.

"Singkatnya menurut saya KIB masih mengulur waktu dan menunggu restu Presiden Jokowi. Kenapa menunggu restu Presiden Jokowi? Karena menteri-menteri di kabinet Presiden Jokowi yang maju di Pilpres 2024 dipastikan memohon restu Presiden Jokowi. Presiden Jokowi dianggap sebagai tokoh kunci yang sangat berpengaruh dalam pergerakan peta koalisi di 2024, kata dia.

 BACA JUGA:Final Piala AFF U-16 2022: Hadapi Vietnam Lagi, Timnas Indonesia U-16 Berpeluang Jadi Juara!

Sehingga, menurutnya dalam proses dinamika koalisi wajar-wajar saja terjadi perubahan peta koalisi. Apalagi ada deal-deal politik yang masih jauh dari harapan masing-masing partai.

Jika proses konsolidasi politik terlalu panjang dan tidak membawakan hasil yang saling menguntungkan, tentu koalisi akan tergerus bahkan diprediksikan ada partai koalisi yang pindah haluan ke koalisi lain.

"Terakhir partai koalisi yang tidak berhasil mencapai kesepakatan diprediksikan akan bergabung dengan koalisi lain," pungkasnya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini