Share

Pengacara Brigadir J Desak Karopenmas Polri Klarifikasi tentang Pelecehan Seksual

Azhari Sultan, Okezone · Rabu 10 Agustus 2022 15:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 337 2645387 pengacara-brigadir-j-desak-karopenmas-polri-klarifikasi-tentang-pelecehan-seksual-M1VeVwaUPD.jpg Ramos Hutabarat. (Foto: Azhari Sultan)

JAMBI – Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka atas tewasnya Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J. Sambo terancam penjara seumur hidup atau hukuman mati akibat ulahnya.

Keluarga Brigadir J bersyukur atas penetapan tersangka dan ancaman hukuman yang diberikan tersebut. Namun pihak keluarga masih belum sepenuhnya plong. Pasalnya, ada stigma dugaan pelecehan seksual yang disematkan ke Brigadir J berdasarkan kronologi awal yang dikeluarkan.

"Kami minta Polri untuk mengklarifikasi perihal statement Karo Penmas Mabes Polri beberapa waktu lalu bawa ini ada pelecehan yang dilakukan oleh Brigadir J," ungkap Ramos Hutabarat, salah seorang pengacara keluarga Brigadir J, Rabu (10/8/2022).

Menurutnya, stigma dugaan pelecehan itu sangat berat dihadapi bagi keluarga Brigadir J. Bahkan, ada beberapa media yang menulis sebagai aksi pencabulan.

 Baca juga: Polri Telusuri Perintah Ferdy Sambo ke Polisi Lain soal Skenario Kasus Brigadir J

"Dalam hal ini, Karo Penmas harus meng-clear-kan stigma tersebut. Meski, secara hukumnya stigma itu gugur, tapi kita ingin menggugah Polri jangan terlalu cepat membuat statement tentang suatu tidak pidana yang belum pernah selidiki dan belum pernah diperiksa," tuturnya.

Ramos menilai, seharusnya sebagai pejabat publik tidak boleh mengeluarkan statemen tanpa dasar. "Dan itu jadi belajar untuk Polri ke depannya," harapnya.

Selanjutnya, dia akan terus mengawal kasus ini sampai adanya putusan hukum secara tetap.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini