Share

Polri Telusuri Perintah Ferdy Sambo ke Polisi Lain soal Skenario Kasus Brigadir J

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 10 Agustus 2022 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 337 2645349 polri-telusuri-perintah-ferdy-sambo-ke-polisi-lain-soal-skenario-kasus-brigadir-j-xrxrpDntkF.jpg Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedi Prasetyo (foto: MNC Portal)

JAKARTA - Inspektorat Khusus (Irsus) masih akan terus menelusuri perintah yang diberikan Irjen Ferdy Sambo terkait skenario kasus penembakan Brigadir J.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, pendalaman itu berkaitan dengan perintah penyampaian skenario tembak menembak antara Bharada E dan Brigadir J yang dibuat oleh Sambo.

"Perintah-perintah terhadap 31 orang anggota dan yang ditetapkan sebagai terperiksa akan didalami oleh irsus," kata Dedi saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (10/8/2022).

Lebih lanjut, Dedi mengatakan pihaknya juga bakal memeriksa satu persatu para anggota Polri tersebut. Sehingga, nantinya akan diketahui perintah apa saja yang diberikan Ferdy Sambo kepada masing-masing anggota.

Baca juga: Usai Digeledah, Begini Suasana Rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo Siang Ini

Dedi menuturkan, lewat cara ini diharapkan fakta-fakta baru akan terungkap dan membuat kasus pembunuhan berencana ini semakin terang.

Selain itu ia menilai, tidak menutup kemungkinan akan muncul nama-nama tersangka baru dalam kasus ini. Sebab, di titik itulah peranan masing-masing bakal diketahui.

"Irus akan mendalami sejauh mana perintah FS kepada orang perorang dan perannya," ujar Dedi.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Resmi Ditahan di Mako Brimob

Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir KM dan Bripka Ricky Rizal.

Dalam kasus ini, Polri memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

Irjen Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

Atas perbuatannya, mereka semua disangka melanggar Pasal 340 subsidair Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Baca juga: Brigjen Ahmad dan Kombes Budhi Diduga Bohong di Awal Kasus Brigadir J, Ini Kata Mahfud

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini