Share

KPK Periksa Mantan Bos PT Cirebon Energi Prasarana terkait Suap Perizinan

Arie Dwi Satrio, Okezone · Rabu 10 Agustus 2022 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 10 337 2645342 kpk-periksa-mantan-bos-pt-cirebon-energi-prasarana-terkait-suap-perizinan-vJftDZxW5V.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengusut kasus dugaan suap terkait perizinan di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dengan tersangka GM Hyundai Engineering & Construction (HDEC), Herry Jung (HJ). Pengusutan tersebut ditandai dengan pemanggilan tiga saksi, hari ini.

Adapun, ketiga saksi tersebut yakni, mantan Presiden Direktur (Presdir) PT Cirebon Energi Prasarana, Heru Dewanto; Camat Beber, Rita Susana Supriyanti; serta Direktur Utama PT Milade Indah Mandiri, M Subhan. Ketiganya diminta untuk hadir ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

"Hari ini, pemeriksaan saksi kasus suap terkait perizinan dan properti di Kabupaten Cirebon, untuk tersangka HJ. Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Rabu (10/8/2022).

Belum diketahui apa yang bakal didalami penyidik lembaga antirasuah terhadap para saksi tersebut. Namun memang, KPK sudah cukup lama menyidik kasus ini. Hingga kini, KPK belum juga melakukan proses penahanan terhadap Herry Jung.

Baca juga: KPK Punya Gudang Baru untuk Menyimpan Barang Sitaan Kasus Korupsi

Dalam kasus ini, Herry Jung diduga memberikan suap kepada mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra sebesar Rp6,04 miliar dari janji awal Rp10 miliar. Suap ini terkait dengan perizinan PT Cirebon Energi Prasarana yang menggarap PLTU 2 di Kabupaten Cirebon.

Pemberian suap dilakukan dengan cara membuat Surat Perintah Kerja (SPK) fiktif dengan PT MIM (Milades Indah Mandiri). Sehingga seolah-olah ada pekerjaan jasa konsultasi pekerjaan PLTU 2 dengan kontrak sebesar Rp10 miliar.

Baca juga: Gelar PCB, KPK Harapkan Perindo Cetak Kader Partai yang Berintegritas

Baca Juga: Tidak Hanya Berantas Pencurian Ikan, Ini Bukti Nyata Ketegasan KKP

Fakta-fakta mengenai aliran suap dari HDEC kepada Sunjaya ini telah mencuat dalam proses persidangan perkara suap perizinan yang menjerat Sunjaya sebelumnya.

Dalam persidangan, terungkap uang itu dikucurkan oleh Herry Jung yang diserahkan secara bertahap kepada Camat Beber Kabupaten Cirebon, Rita Susana yang juga istri Camat Astanajapura, Mahmud Iing Tajudin, atas perintah Sunjaya.

Dalam perkembangannya, KPK kemudian sempat mencegah Corporate Affair Director PT Cirebon Power, Teguh Haryono dan VP Director PT Cirebon Electric Power, Heru Dewanto untuk bepergian ke luar negeri.

PT Cirebon Power sendiri merupakan konsorsium pemilik pembangkit PLTU 2 yang berlokasi di Desa Kanci Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon. Konsorsium ini terdiri dari korporasi multi nasional yaitu Marubeni (Jepang), Indika Energy (Indonesia), KOMIPO, Chubu dan Samtan (Korea).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini