Share

Polri Dalami Peran Fahmi Alamsyah yang Diduga Susun Skenario Bareng Ferdy Sambo

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 23:19 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 337 2645011 polri-dalami-peran-fahmi-alamsyah-yang-diduga-susun-skenario-bareng-ferdy-sambo-ESxaryOVut.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: dok Polri)

JAKARTA - Polri menetapkan empat tersangka kasus penembakan Brigadir J. Mereka adalah, Irjen Ferdy Sambo, Bharada E, asisten rumah tangga sekaligus supir KM dan Bripka Ricky Rizal.

Dalam kasus ini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa tidak ada peristiwa tembak menembak. Faktanya adalah, Bharada E disuruh menembak Brigadir J oleh Irjen Ferdy Sambo.

"Timsus menemukan bahwa peristiwa terjadi adalah peristiwa penembakan terhadap Saudara J dilakukan oleh RE atas perintah FS," kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (9/8/2022).

 BACA JUGA:Ferdy Sambo Tersangka Pembunuhan Brigadir J, Kapolri: Suport Warga Beri Semangat Ungkap Fakta

Irjen Ferdy Sambo pun diduga memainkan perannya sebagai pihak yang melakukan skenario agar kasus Brigadir J muncul ke publik dengan isu baku tembak.

Terkait hal itu, terdapat laporan bahwa, skenario tersebut bahwa Ferdy Sambo dibantu oleh Penasihat Kapolri, Fahmi Alamsyah. Ia disebut-sebut membantu Ferdy Sambo membuat skenario.

 BACA JUGA:Ungkap Keresahan Kasus Tewasnya Brigadir J, Bharada E Menulis Sendiri Tanpa Ditanya

Terkait hal itu, Sigit menekankan, tim khusus akan melakukan pengusutan kepada seluruh pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa penembakan Brigadir J.

"Jadi kami sedang melakukan pendalaman, tim sedang bekerja, apabila kita temukan, kita proses," ujar Sigit.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sigit menyebut bahwa Irjen Ferdy Sambo telah merekayasa kasus penembakan Brigadir J. Dalam hal ini, Ferdy Sambo menembak dinding di lokasi kejadian dengan pistol milik Brigadir J agar seolah-olah itu merupakan tembak menembak.

"Untuk membuat seolah olah terjadi tembak menembak saudara FS melalukan penembakan dengan senjata milik J ke dinding berkali-kali membuat kesan seolah terjadi tembak menembak," ucap Sigit.

Padahal, Sigit memastikan bahwa, tidak ada peristiwa tembak menembak Irjen Ferdy Sambo menyuruh Bharada E menembak Brigadir J.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini