Share

Bharada E Tegaskan Tidak Mengetahui Pelecehan Seksual Brigadir J ke Istri Ferdy Sambo

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 09 Agustus 2022 13:10 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 337 2644606 bharada-e-tegaskan-tidak-mengetahui-pelecehan-seksual-brigadir-j-ke-istri-ferdy-sambo-YAEGA1IHO3.jpg Ferdy Sambo dan istri/ Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Pengacara Bharada E, Deolipa Yumara memastikan bahwa kliennya tersebut tidak mengetahui adanya dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo, beberapa waktu lalu.

(Baca juga: Polwan Cantik AKP Rita Yuliana Akhirnya Buka Suara soal Hubungannya dengan Ferdy Sambo)

"Betul dia tidak tahu. Dia tidak tahu," kata Deolipa saat dihubungi, Jakarta, Selasa (9/8/2022).

Menurut Deolipa, pihaknya juga mengamini keraguan dari Komnas HAM soal telah terjadinya dugaan pelecehan istri Ferdy Sambo  terkait peristiwa penembakan Brigadir J.

Pasalnya, Deolipa sepakat dengan pernyataan Komnas HAM bahwa tidak adanya saksi yang melihat peristiwa pelecehan tersebut.

"Ya, tidak ada. Tidak ada itu. Iya. Tidak ada yang begitu-begitu," ujarnya.

Sekadar diketahui, dalam penanganan kasus Brigadir J, tim khusus Polri yang melakukan penyidikan disisi tindak pidananya dalam kasus Brigadir J telah menetapkan dua orang tersangka. Mereka adalah, Bharada E dan Brigadir Ricky Rizal (RR).

Bharada E dijerat Pasal 338 Jo Pasal 55 dan 56 KUHP. Sedangkan Brigadir Ricky Rizal disangka Pasal 340 subsidair 338 Jo Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

Sementara, pengusutan pelanggaran kode etik yang diusut oleh Irsus terakhir diumumkan bahwa terdapat 25 personel kepolisian yang diperiksa dalam dugaan pelanggaran kode etik. Mereka dinilai tidak profesional dalam penanganan olah TKP.

Terbaru, mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo dibawa ke Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, untuk dimasukan ke dalam tempat khusus lantaran adanya dugaan pelanggaran etik yang ditangani oleh Irsus.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini