Share

Kasus Tewasnya Brigadir J Semakin Terang, Mahfud MD: Bismillah, Tuntas!

Riana Rizkia, MNC Portal · Selasa 09 Agustus 2022 09:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 337 2644414 kasus-tewasnya-brigadir-j-semakin-terang-mahfud-md-bisminllah-tuntas-vPCIPngGhp.jpg Mahfud MD. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, kontruksi hukum kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J akan tuntas di tingkat polisi.

"Konstruksi hukum pembunuhan Brigadir J akan tuntas di tingkat polisi, (Insya Allah)," tulis Mahfud MD melalui akun Twitter pribadinya, @mohmahfudmd, Selasa (9/8/2022).

Mahfud meyakini bahwa Polri dapat mengungkap siapa pelaku yang menyebabkan tewasnya Brigadir J. Sebab, kata Mahfud, mulai dari korban, tempat kejadian perkara (TKP), hingga siapa saja yang ada di lokasi saat kejadian sudah sangat jelas.

"Dalam kasus pembunuhan Brigadir J ini sejak awal saya yakin bisa diungkap asal kita kawal dari ranjau geng pelaku. Sebab locus delicti-nya jelas di sebuah gedung, korban juga jelas, orang-orang yang ada di situ juga jelas. Bismillah dan Alhamdulillah tuntas. Ayo, kita kawal pengadilannya," katanya.

 Baca juga: Mahfud MD Sebut Sopir Istri Ferdy Sambo Jadi Tersangka Ketiga Terkait Kematian Brigadir J

Mahfud menyebut Polri memiliki kehebatan dalam penyelidikan serta penyidikan. Ia lalu memberikan contoh-contoh kasus, salah satunya adalah pembunuhan dengan mutilasi.

"Sudah lama saya punya impresi Polri kita hebat dalam penyelidikan dan penyidikan. Kasus mutilasi yang mayatnya sudah terserak di berbagai kota saja bisa dibongkar. Ingat kasus Ryan?" katanya.

Lalu, kata Mahfud, kasus lain yang berhasil diungkap adalah ketika Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama dikeroyok, dan diperkirakan tidak ada yang mengetahui. Namun Polri dapat mengungkap siapa pelakunya.

"Ketika Ketua KNPI Haris Pertama dikeroyok orang di gang sempit yang diperkirakan tak akan ada yang tahu, saya langsung kontak Kapolda Fadil, saya bilang, 'Polri punya semua alat dan keahlian untuk menemukan mereka. Cari'. Kapolda bilang siap dan tidak sampai 24 jam para pengeroyok sudah ditangkap," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini