Share

Gempa M5,0 Guncang Tanggamus Lampung, BMKG: Akibat Aktivitas Sesar Aktif Dasar Laut

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 09 Agustus 2022 07:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 09 337 2644373 gempa-m5-0-guncang-tanggamus-lampung-bmkg-akibat-aktivitas-sesar-aktif-dasar-laut-KAW0Aov8mb.jpg Ilustrasi gempa (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa berkekuatan Magnitudo 5,0 mengguncang Tanggamus, Lampung pada Selasa (9/8/2022) pukul 06.15.08 WIB.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,26° LS ; 104,43° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 90 Km arah Barat Daya Tanggamus, Lampung pada kedalaman 21 km.

BACA JUGA:Gempa M5,0 Guncang Tanggamus Lampung 

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif dasar laut.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan geser turun (oblique normal),” ungkap Daryono dalam keterangan resminya, Selasa (9/8/2022).

Sementara itu, Daryono mengatakan gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Liwa dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu ). Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami.

“Hingga pukul 07.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock),” paparnya.

BACA JUGA:BNPB Sebut Timur Sumatera dan Kalimantan Relatif Aman Aktivitas Kegempaan 

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Daryono pun meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum Anda kembali kedalam rumah,” imbaunya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini