Share

Terkuak! Bharada E Penembak Pertama Brigadir Yosua Diikuti Pelaku Lainnya hingga Tewas

Bachtiar Rojab, MNC Media · Senin 08 Agustus 2022 11:48 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 337 2643852 terkuak-bharada-e-penembak-pertama-brigadir-yosua-diikuti-pelaku-lainnya-hingga-tewas-m5DvAmKY4e.jpg Bharada E/Foto: Antara

JAKARTA - Pengacara Bharada E alias Richard Eliezer, Muhammad Burhanuddin membongkar penembakan Brigadir J alias Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pengakuan Bharada E, Brigadir Yosua tidaknya hanya ditembak oleh kliennya saja. Melainkan ada pelaku lainnya.

(Baca juga: Semakin Terang! Bharada E Akui Tembak Mati Brigadir Yosua Perintah dari Atasan)

Burhanuddin mengatakan, pada tragedi penembakan Brigadir J, penembak pertama dilakukan oleh Bharada E, kemudian dilanjutkan pelaku lain.

“Penembak pertama Bharada E, selanjutnya ada pelaku lain," ujar Burhanuddin saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/8/2022).

Menurut Burhanuddin, berdasarkan kliennya, tidak ada aksi tembak menembak seperti yang beredar di masyarakat. Menurutnya, tidak ada balasan tembakan dari mendiang Brigadir Yosua. "Pelaku yang menembak lebih dari satu, tidak ada tembak menembak," tutupnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sebelumnya, Ajudan Istri Irjen Pol Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, yakni Brigadir Ricky Rizal ditetapkan tersangka pasal pembunuhan berencana oleh Tim khusus Polri. Brigadir Ricky diduga terlibat dalam kematian Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Mabes Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan, adapun Brigadir Ricky tak hanya ditangkap. Melainkan sudah ditahan dan mendekam di Bareskrim Polri.

Brigadir Ricky dijerat dengan Pasal 340 Sub 338 Jo 55 dan 56 KUHP. Melihat pasal itu, RR terancam hukuman pidana 20 tahun penjara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini