Share

Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana Kasus Kematian Brigadir J, Brigadir Ricky Mendekam di Bareskrim

Bachtiar Rojab, MNC Media · Senin 08 Agustus 2022 09:12 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 08 337 2643742 dijerat-pasal-pembunuhan-berencana-kasus-kematian-brigadir-j-brigadir-ricky-mendekam-di-bareskrim-bd0qxkn84Z.jpg Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Mabes Polri Brigjen Andi Rian/Sindonews

JAKARTA - Brigadir Ricky Rizal tengah ditetapkan pasal pembunuhan berencana oleh Tim khusus Polri. Hal itu, diketahui usai terlibat dalam tewasnya Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Mabes Polri Brigjen Andi Rian mengatakan, adapun Brigadir Ricky tak hanya ditangkap. Melainkan sudah ditahan dan mendekam di Bareskrim Polri.

"Ditahan, bukan ditangkap lagi," ujar Andi saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/8/2022).

Lebih lanjut, Andi menerangkan, Brigadir Ricky ditahan berdasarkan kecukupan alat bukti yang telah ditelusuri oleh tim penyidik.

"(Brigadir Ricky disangkakan) dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP," ungkap Andi.

Andi menambahkan, Brigadir Ricky sudah berstatus tersangka dan mendekam di Bareskrim sejak Minggu (7/8/2022).

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

"Sudah tersangka dan ditahan di Bareskrim Polri sejak kemarin," terangnya.

Adapun ketika ditanya mengenai peran Ricky dalam pembunuhan Brigadir J, Andi enggan menjawab dan meminta agar pertanyaan segera ditutup.

"Tidak usah tanya perannya, saya sedang sibuk, cukup," tandasnya.

Sebelumnya, Sebanyak 25 personel kepolisian diperiksa sebagai buntut atas kasus tewasnya Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, 3 di antaranya adalah perwira tinggi (pati) Polri setingkat Brigjen.

"Tiga pati diperiksa, dari 25 itu 3 pati diperiksa," kata Dedi kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).

Dedi menambahkan saat ini Tim Khusus (Timsus) maupun Inspektorat Khusus (Irsus) sedang memproses kasus sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini