Share

Komnas HAM Gandeng Timsus Korek Keterangan Ferdy Sambo soal Penembakan Brigadir Yosua

Muhammad Farhan, MNC Portal · Minggu 07 Agustus 2022 23:05 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 07 337 2643622 komnas-ham-gandeng-timsus-korek-keterangan-ferdy-sambo-soal-penembakan-brigadir-yosua-ca9mf28JFG.jpg Irjen Ferdy Sambo/Foto: Polri

JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) akan berkoordinasi dengan Mako Brimob dan timsus untuk meminta keterangan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Komisioner Komnas HAM, Mochammad Choirul Anam mengatakan, ditahannya Ferdy Sambo cenderung berpengaruh pada proses penyelidikan kasus kematian Brigadir J secara teknis.

 (Baca juga: Terungkap! Ini Orang Kuat yang Perintahkan Bharada E Tembak Brigadir Yosua)

Pasalnya, ia menuturkan perlu dilakukan koordinasi terlebih dahulu terhadap timsus guna dapat mengakses lokasi dimana Ferdy Sambo ditahan.

"Kalau secara substansi tidak akan banyak berpengaruh, tapi secara teknis pasti berpengaruh,” ujar Anam saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (7/6/2022).

“Misalnya saja yang sederhana adalah, nanti ini, kita akan bicarakan dengan Timsus apakah nanti permintaan keterangan terhadap Irjen Sambo itu bisa di kantor ataukah kami yang harus ke Mako Brimob,"tambahnya.

Anam menjelaskan Komnas HAM tetap berharap agar Irjen Sambo dapat mendatangi kantor Komnas HAM di Menteng, Jakarta Pusat.

"Harapannya sih tetap bisa di kantor. Tetapi kalau ada alasan-alasan lain yang disampaikan oleh Timsus ke kami, sehingga kami harus minta keterangan di Mako Brimob ya kami akan hormati itu," terang Anam.

Di sisi lain, Anam juga mengungkapkan adanya agenda pemeriksaan Irjen Ferdy Sambo dalam pekan depan, membuat Komnas HAM perlu berkoordinasi segera dengan Timsus Polri tersebut.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Hal ini dikarenakan, lanjut Anam, karena perkembangan kasus Irjen Sambo yang ditengarai melanggar kode etik dalam investigasi kasus kematian Brigadir J tersebut.

"Sebenarnya memang jadwalnya dalam hari-hari minggu depan. Tapi karena ada perkembangan begini, kami akan komunikasikan dengan Timsus apakah masih bisa di kantor Komnas HAM atau di tempat Mako Brimob," tutup Anam.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo meluruskan informasi bahwa mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pidana penembakan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Dia mengatakan Ferdy Sambo ditahan karena pelanggaran etik. Penanggung jawab penahanan adalah Inspektorat Khusus (Irsus).

Ferdy dibawa ke Mako Brimob Kelapa Dua, Depok pada Sabtu (6/8/2022) petang. Ini dilakukan terkait ketidakprofesionalan dalam olah TKP penembakan Brigadir J.

"Ya belum. Kalau tersangka itu, siapa yang tersangkakan, yang tersangkakan kan dari Timsus, ini kan Irsus. Makanya jangan sampai salah," ujar Dedi dalam jumpa pers, Sabtu (6/8/2022) malam kemarin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini