Share

Mata Istri Ferdy Sambo Terlihat Bengkak, Rintik Hujan dan Air Mata Tumpah di Mako Brimob

Erfan Maaruf, iNews · Minggu 07 Agustus 2022 20:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 07 337 2643606 mata-istri-ferdy-sambo-terlihat-bengkak-rintik-hujan-dan-air-mata-tumpah-di-mako-brimob-um2ABA6Qbo.jpg Putri Candrawathi/Foto: MNC Portal

DEPOK - Matahari terbenam diiringi hujan rintik hujan menghantarkan Putri Candrawathi menjenguk suami tercintanya Irjen Ferdy Sambo di Markas Komando Korps Brigade Mobil (Mako Brimob), Depok, Jawa Barat.

 (Baca juga: Terungkap! Ini Orang Kuat yang Perintahkan Bharada E Tembak Brigadir Yosua)

Bersama anak dan kerabat, Putri yang dihantarkan dengan tiga mobil Sport Utility Vehicle (SUV) dua warna putih dan satu warna hitam, Putri tak dapat membendung air mata membayangkan sang suami berada di balik tembok tebal gerbang Mako Brimob Depok, Jawa Barat.

Kali pertama muncul di media dengan rambut terurai menutupi sebagian wajah dengan baju batik panjang alakadarnya Putri seolah tak lagi memperhatikan penampilan. Semua seolah tercurah menghawatirkan sang suami.

Dihadapan media, meski dengan masker putih menutup seperempat wajah tak dapat ditutupi Putri sangat sedih membayangkan kondisi keluarganya yang tengah dirundung masalah besar. Terlihat mata yang membengkak menandakan telah sering meneteskan air mata.

Dia mengaku kehadirannya untuk memberikan support kepada suaminya agar kuat menjalani pemeriksaan di Mako Brimob selam 30 hari atas kasus kematian Brigadir Yoshua Hutabarat. Penempatan selama 30 hari di Mako Brimob merupakan perintah Inspektorat Khusus (Itsus) Polri agar lebih mudah menjalani pemeriksaan.

"Saya Putri bersama anak-anak, saya mempercayai dan tulus mencintai suami saya. Saya mohon doa biar kami sekeluarga kuat menjalani masa yang sulit ini," kata Putri.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sambo diduga melakukan pelanggaran prosedur dalam penanganan kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Dia diduga melakukan penghilangan atau perusakan barang bukti berupa senjata, proyektil bahkan CCTV. "Saya ikhlas memaafkan segala perbuatan yang kami dan keluarga alami," ujar dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini