Share

Gempa M5,1 Guncang Bengkulu, BMKG: Akibat Aktivitas Subduksi Lempeng

Binti Mufarida, Sindonews · Minggu 07 Agustus 2022 10:52 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 07 337 2643398 gempa-m5-1-guncang-bengkulu-bmkg-akibat-aktivitas-subduksi-lempeng-i5T85c4OH7.jpg Ilustrasi/ Doc: Freepik

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah pantai barat Bengkulu diguncang gempa magnitudo (M)5,1 pagi ini pukul 09.28 WIB.

Plt. Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono mengatakan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 4,41° LS ; 102,06° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 68 Km arah Selatan Seluma, Bengkulu, pada kedalaman 48 km.

 BACA JUGA:Warga Padati Kawasan Car Free Day Jakarta, Masih Ada yang Abai Prokes

Daryono mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” papar Daryono lewat keterangan resmi yang diterima, Minggu (7/8/2022).

Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Kota Bengkulu dan Kepahiang dengan skala intensitas II - III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

 BACA JUGA:Momen Presiden Jokowi Ditemani Jan Ethes Jalan Santai di CFD Solo

“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,” tegas Daryono.

Sementara itu, kata Daryono, hingga pukul 10.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Follow Berita Okezone di Google News

Daryono pun meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

 BACA JUGA:Warga Pamer Busana di Tengah Bazar Pakaian di Citayam Fashion Week

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” imbaunya.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini