Share

Ditanya Alasan Mundur dari Kuasa Hukum Bharada E, Andreas Nahot Cuma Tertunduk Bungkam

Martin Ronaldo, MNC Portal · Sabtu 06 Agustus 2022 15:28 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 06 337 2643140 ditanya-alasan-mundur-dari-kuasa-hukum-bharada-e-andreas-nahot-cuma-tertunduk-bungkam-PxX2n0M2wc.JPG Andreas Nahot mengundurkan diri jadi kuasa hukum Bharada E (Foto MPI)

JAKARTA - Eks Kuasa Hukum Bharada E atau yang dikenal Richard Eliezer, Andreas Nahot Silitonga bungkam seribu bahasa dan hanya menunduk meninggalkan Gedung Bareskrim Mabes Polri saat menyatakan mengundurkan diri sebagai penasehat hukum tersagka Eliezer.

Saat ditanya mengenai apakah ada tekanan dan alasan utama mengundurkan diri dalam menangani kliennya tersebut, Andreas hanya diam dan beralih meninggalkan para awak media yang telah menunggu kehadirannya sejak tadi pagi.

Andreas datang bersama dengan kuasa hukum lainnya pukul 13.57 WIB, setelah beberapa waktu kemudian, yang bersangkutan keluar lalu mengumumkan bahwa mundur dari kasus yang sedang ditangani.

Terkait alasan pengunduran diri, ia hanya menjelaskan bahwa sudah menyampaikan kepada pihak penyidik melalui via WA.

"Satu hal lagi tadi kami sangat sayangkan ya kami maksudnya baik untuk menyampaikan surat, tetapi mungkin karena hari libur juga makanya kami memutuskan untuk menyampaikan via WA dulu," kata Andreas kepada wartawan di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Sabtu (6/8/2022).

Kendati demikian, pihaknya mengaku akan mendatangi Bareskrim Mabes Polri pada Senin mendatang untuk menyampaikan surat pernyataan secara langsung kepada pihak yang menangani kasus tersebut.

"Tapi kami akan kembali lagi pada Hari senin untuk menyampaikan suratnya secara fisik," jelasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sebelumnya, Kuasa Hukum Richard Eliezer atau Bharada E, Andreas Nahot Silitonga menyatakan pengunduran diri sebagai tim penasehat hukum dari tersangka Bharada E. Hal tersebut disampaikan oleh dirinya saat mendatangi Gedung Bareskrim Mabes Polri di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (6/8/2022).

"Kami sebagai dahulu sebagai tim penasehat hukum dari Richard Eliezer atau yang dikenal Bharada E pada hari ini datang ke Bareskrim untuk menyatakan pengunduran diri kami sebagai penasehat hukum," katanya kepada wartawan.

Andreas mengatakan alasan pengunduran dirinya telah disampaikan dalam surat keputusan yang ditujukan kepada Kabareskrim Mabes Polri per tanggal 6 Agustus 2022.

"Mengenai alasan-alasan pengunduran diri kami ya itu sudah kami sampaikan dalam surat kami kepada Kabareskrim untuk selanjutnya dapat diberlakukan sebagaimana mestinya dan kami juga tidak akan membuka kepada publik pada saat ini apa alasan kami untuk mengundurkan diri," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini