Share

Menko PMK: Cegah Bayi Stunting Harus Dimulai dari Remaja Putri

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 05 Agustus 2022 10:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 337 2642449 menko-pmk-cegah-bayi-stunting-harus-dimulai-dari-remaja-putri-iRFNtID2OS.jpg Ilustrasi/ Foto: The Telegraph

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan penanganan stunting perlu dimulai dari sektor hulu yang menargetkan para remaja putri untuk diberikan wawasan mengenai stunting serta nutrisi yang cukup.

 BACA JUGA:Satgas Covid-19 Minta Masyarakat yang Merayakan HUT Ke-77 RI Utamakan Prokes

“Kita mulai dari sektor hulu, termasuk mereka remaja putri yang sekolah yang memiliki risiko tinggi perlu kita berikan wawasan dan asupan gizi yang cukup,” ujar Muhadjir dikutip dari keterangan resminya, Jumat (5/8/2022).

Selain itu, Muhadjir juga mengimbau kepada badan-badan usaha khususnya di 12 provinsi prioritas untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia melalu kegiatan corporate social responsibility (CSR) pada masing-masing perusahaan.

 BACA JUGA:Komnas HAM Tidak Tutup Kemungkinan Periksa 25 Polisi Pada Kasus Brigadir J

“Oleh karena itu, saya menyerukan kepada seluruh pemilik perusahaan khususnya di daerah atau provinsi yang tinggi angka Stuntingnya untuk menyisihkan dana CSR-nya dalam penanganan stunting,” tuturnya.

Diketahui, Presiden Joko Widodo pada 5 Agustus 2021 menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

Peraturan itu mencakup strategi nasional percepatan penurunan stunting, kekurangan gizi kronis yang menyebabkan pertumbuhan anak terganggu sehingga ukuran tubuhnya menjadi lebih pendek dibandingkan dengan rata-rata anak seusianya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Saat ini, ada 12 provinsi di Indonesia yang perlu mendapatkan perhatian khusus untuk penanganan penurunan angka stunting, yakni Aceh, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten dan Sumatra Utara.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini