Share

Waspada! Satgas Sebut Kasus Covid-19 Mingguan Meningkat 15 Kali Lipat dalam 2 Bulan

Binti Mufarida, Sindonews · Jum'at 05 Agustus 2022 07:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 05 337 2642352 waspada-satgas-sebut-kasus-covid-19-mingguan-meningkat-15-kali-lipat-dalam-2-bulan-WURkcLdI2N.jpg Ilustrasi/Freepik

JAKARTA - Pemerintah melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 melaporkan kasus Covid-19 mingguan meningkat 15 kali lipat dalam dua bulan ini. Sementara dalam satu minggu saja sudah terdeteksi lebih dari 38 ribu kasus positif.

“Perlu diwaspadai karena di Indonesia telah terjadi kenaikan pada kasus positif mingguan. Di minggu ini saja, lebih dari 38 ribu kasus. Angka ini sangat tinggi jika dibandingkan awal Juni lalu, hanya 2 ribuan kasus. Artinya, telah terjadi kenaikan lebih dari 15 kali lipat dalam 2 bulan,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito dikutip dalam keterangan resminya, Jumat (5/8/2022).

Sayangnya, kata Wiku, kenaikan kasus Covid-19 ini diiringi kenaikan kematian. Meskipun angkanya tidak sesignifikan kenaikan kasus positif.

Di minggu terakhir, terdapat 91 kematian. Angka ini meningkat tajam dibandingkan minggu sebelumnya yang berkisar di angka 40 kematian.

“Bahkan dalam beberapa hari terakhir kasus kematian sempat menyentuh angka lebih dari 20 kematian dalam 1 hari,” katanya.

Wiku melaporkan pada tingkat Provinsi, ada 5 provinsi penyumbang tertinggi kasus positif mingguan bergeser dibandingkan minggu sebelumnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Di minggu ini, Kalimantan Selatan masuk ke dalam 5 provinsi tertinggi dengan 610 kasus. Kalimantan Selatan menjadi urutan ke 5 setelah DKI Jakarta (19 ribu kasus), Jawa Barat (7 ribu kasus), Banten (4 ribu kasus), dan Jawa Timur (2 ribu kasus).

“Kematian dari 5 Provinsi ini menunjukkan peningkatan dengan DKI Jakarta menjadi yang provinsi dengan penambahan kematian bulanan terbanyak yaitu 29 kematian. Disusul Jawa Barat dengan 11 kematian, dan provinsi lainnya kurang dari 7 kematian,” papar Wiku.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini