Share

Usut Tewasnya Brigadir J, Komnas HAM Periksa Tim Penguji Balistik Besok

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 04 Agustus 2022 22:08 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2642295 usut-tewasnya-brigadir-j-komnas-ham-periksa-tim-penguji-balistik-besok-iZHuX8rFGq.jpeg Beka Ulung Hapsara. (Foto: Dok Okezone.com)

JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Beka Ulung Hapsara mengatakan pihaknya bakal memanggil tim penguji balistik terkait kasus baku tembak di kediaman Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J, besok, Jumat 5 Agustus 2022 pagi.

"Sampai saat ini tidak ada informasi pembatalan. Rencananya mulai pagi. Sekitar itu (jam 09.00 WIB)," kata Beka saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Kamis (4/8/2022).

Namun, Beka tidak menyebutkan siapa saja yang akan datang untuk diperiksa terkait uji balistik kasus baku tembak antara Bharada E dan Brigadir J tersebut. 

"Saya belum tahu siapa saja yang datang," ucapnya.

Baca juga:  Bharada E Tembak Brigadir J karena Suruhan? Kapolri: Sedang Kita Kembangkan

Lebih lanjut, Beka mengatakan pihaknya mengundang melalui Timsus Polri untuk menghadirkan tim yang memeriksa uji balistik.

"Kami mengundang via timsus untuk menghadirkan tim yang meriksa soal balistik," tuturnya.

Sebagai informasi, Bharada E telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus baku tembak yang menewaskan Brigadir J. Bharada E dijerat Pasal 338 Jo 55 dan 56 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Kemudian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mengeluarkan telegram khusus mutasi di tubuh Polri dengan nomor TR 1628/VIII/KEP/2022/ 4 Agustus 2022.

Dalam TR tersebut disebutkan bahwa Irjen Ferdy Sambo dicopot dari jabatannya sebagai Kadiv Propam Polri. Posisinya digantikan Wakabareskrim Irjen Syahar Diantono.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Listyo mengatakan, tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 personel kepolisian terkait dengan kasus penembakan Brigadir J.

"25 personel yang saat ini telah dilakukan pemeriksaan, kita akan menjalankan proses pemeriksaan terkait dengan pelanggaran kode etik," kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini