Share

Timsus Polri Tak Kooperatif, Komnas HAM Akan Laporkan ke Mahfud MD

Martin Ronaldo, MNC Portal · Kamis 04 Agustus 2022 19:58 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2642252 timsus-polri-tak-kooperatif-komnas-ham-akan-laporkan-ke-mahfud-md-gRThJ9vwOK.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Komnas HAM meminta kepada tim khusus (timsus) yang telah dibentuk oleh Kapolri, Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo untuk hadir dalam pemeriksaan hasil uji balistik terkait kasus penembakan Brigadir J dengan Bharada E di Rumah Dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Pol Ferdy Sambo.

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengatakan, bahwa pihak dari Mabes Polri dinilai kurang kooperatif dalam memenuhi panggilan uji balistik.

"Yang sudah dijanjikan kami tunggu, kalau janjinya nggak dipenuhi saya lapor atasan, saya bilang 'anak buahmu tidak komit dengan kesepakatan'. Nggak susah, di awal Pak Wakapolri datang kemari, saya minta transparansi dan akuntabilitas," jelasnya di Kantor Komnas HAM, Kamis (4/8/2022).

Terlebih, menurutnya, selama ini pihaknya sudah menjalin komitmen dengan pihak Polri untuk bisa mengungkapkan serta menghadirkan alat-alat bukti lainnya.

Baca juga: Bharada E Ditetapkan Tersangka, Komnas HAM: Sejalan dengan Temuan Kami

"Saya katakan waktu itu minta supaya aksesibilitas Komnas HAM terhadap apa pun yang kami inginkan data, bahan, informasi orang yang mau dipanggil macam-macam itu dijamin, dipastikan, kan iya kesepakatan itu, saya bicara, Pak Gatot bicara, itu komitmen di depan publik semua," ujarnya.

Pihaknya pun mengancam akan melaporkan tindakan tidak kooperatif Polri kepada Menko Polhukam Mahfud MD.

Baca juga: Irjen Ferdy Sambo Sudah 4 Kali Diperiksa, Begini Respons Komnas HAM

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

"Sekarang kalau seandainya tiba-tiba ada komitmen itu yang misalnya kurang tepat gitu, ya saya bilang ke atasannya dengan cara apa, ya cara hubungan antara lembaga, ya nggak nuding-nuding orang sembarangan tentunya," katanya.

"Gampangnya, salah satunya saya bilang saya akan sampaikan ke Pak Mahfud, 'kelihatannya itu ada yang harus dibenahi tuh, Bapak kan selain Menko juga Ketua Kompolnas' ini ada monitoring yang rutin dari Presiden. Pak Mahfud sangat pastilah itu," sambungnya.

Baca juga: Bharada E Ditetapkan Tersangka, Komnas HAM Tetap Lanjutkan Proses Uji Balistik

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini