Share

Periksa 25 Personel Polisi Terkait Kematian Brigadir J, Kapolri: Hambat Penyidikan

Puteranegara Batubara, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 19:20 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2642232 periksa-25-personel-polisi-terkait-kematian-brigadir-j-kapolri-hambat-penyidikan-wSYmDAdm6X.jpg Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto: MPI)

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa tim Inspektorat Khusus (Irsus) telah memeriksa 25 personel kepolisian terkait dengan kasus penembakan Brigadir J.

Sigit menyebut bahwa, ke-25 personel kepolisian itu lantaran tidak profesional dalam melakukan pengolahan tempat kejadian perkara (TKP) penembakan Brigadir J.

"25 personel diperiksa terkait ketidakprofesional dalam penanganan TKP dan juga beberapa hal kita anggap membuat proses olah TKP dan juga membuat hambatan dalam hal penanganan TKP penyidikan yang tentunya kita ingin berjalan dengan baik," kata Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).

Sebelumnya, tim khusus melalui Inspektorat Khusus (Irsus) Polri akan mengusut pelanggaran kode etik terhadap seluruh anggota kepolisian yang diduga berada atau terlibat dalam tempat kejadian perkara (tkp) penembakan Brigadir J.

Penembakan Brigadir J oleh Bharada E terjadi di rumah dinas Kadiv Propam Polri non-aktif Irjen Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

"Ya betul sidang kode etik," kata Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

Sebelumnya, Dedi memastikan bahwa Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berkomitmen untuk mengungkap kasus penembakan Brigadir J secara terang benderang.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Dedi menjelaskan, dalam hal ini pihak Inspektorat Khusus (Irsus) dalam tim khusus bentukan Kapolri akan mengusut siapa saja pihak atau personel kepolisian yang terlibat dalam kasus penembakan Brigadir J di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo.

"Tim khusus ini juga memiliki Irsus yang melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terkait menyangkut masalah peristiwa yang ada di TKP Duren Tiga," kata Dedi dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022) malam.

Dedi menyebut, Irsus sampai dengan saat ini masih terus bekerja melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap pihak yang diduga terlibat.

"Masih berproses, Irsus ini lakukan pemeriksaan, pendalaman dan juga nanti hasilnya akan disampaikan ke teman-teman media," ujar Dedi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini