Share

Satgas Sebut 56 Juta Warga Sudah Terima Vaksin Booster hingga Hari ini

Dimas Choirul, MNC Media · Kamis 04 Agustus 2022 19:09 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2642220 satgas-sebut-56-juta-warga-sudah-terima-vaksin-booster-hingga-hari-ini-MALJodYDfG.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Satgas Covid-19 melaporkan terjadinya penambahan terkait tingkat vaksinasi secara nasional. Dari data yang diberikan pada Kamis, 4 Agustus 2022 sebanyak 379.623 warga telah disuntik vaksin Covid-19 dosis ketiga atau booster.

Dengan penambahan itu, secara akumulatif sudah ada 56.829.093 warga yang telah menerima vaksinasi booster di Indonesia.

Sementara, untuk vaksinasi dosis pertama juga bertambah 49.178 sehingga total saat ini sebanyak 202.623.385 warga dan vaksin dosis kedua juga bertambah 58.270 sehingga total saat ini 170.201.649 warga.

 BACA JUGA:Dinkes DKI Catat 4,6 Juta Orang Telah Vaksinasi Booster

Pemerintah melalui Satgas Covid-19 dan Kementerian Kesehatan senantiasa mengimbau kepada masyarakat yang belum vaksin untuk segera melakukan vaksin. Adapun target sasaran vaksinsasi di Indonesia yakni 208.265.720 orang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta masyarakat untuk kembali memakai masker, baik di dalam maupun di luar ruangan.

"Saya juga ingin mengingatkan kepada kita semuanya bahwa Covid masih ada. Oleh sebab itu baik di dalam ruangan maupun di luar ruangan memakai masker adalah masih sebuah keharusan," katanya melalui akun YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (10/7/2022).

 BACA JUGA:Kabar Baik! BPOM Setujui Vaksin Booster Pfizer untuk Anak Usia 16-18 Tahun

Selain itu kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (Pemda), Jokowi meminta untuk terus meningkatkan pengawasan, salah satunya mengawasi interaksi masyarakatnya. Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga menekankan, agar segera vaksinasi booster.

"Utamanya untuk kota-kota yang interaksi masyarakatnya tinggi, saya masih mengingatkan lagi pemerintah daerah, pemerintah kota kabupaten dan provinsi serta TNI dan Polri untuk terus melakukan vaksinasi booster karena memang ini diperlukan," ungkapnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Capaian Vaksinasi Booster Masih Stagnan

 

Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, perkembangan vaksinasi booster di Indonesia cenderung stagnan. Padahal, vaksinasi booster sangat penting dilakukan agar masyarakat tercegah dari penularan Covid-19 yang kian meningkat dalam beberapa hari terakhir.

"Sayangnya perkembangan vaksin booster cenderung stagnan dengan cakupan tertinggi berasal dari Bali mencapai 58% disusul Provinsi DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Daerah Istimewa Yogjakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur namun belum mencapai 50%," katanya saat konferensi pers yang disiarkan secara daring melalui kanal Youtube BNPB Indonesia, Rabu (13/7/2022).

"Bahkan 28 dari 34 provinsi di Indonesia cakupannya masih di bawah 30%," lanjutnya.

Karena itu, Wiku meminta masyarakat untuk mendukung target pemerintah dalam hal peningkatakan cakupan vaksinasi booster minimal 30% dalam waktu dekat.

Pemerintah juga, kata Wiku telah berupaya menyediakan sentra vaksinasi bekerja sama dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) baik unsur pemerintah maupun swasta.

"Beberapa daerah telah berhasil mencapai cakupan vaksinasi Booster di atas persentase nasional seperti Provinsi DKI Jakarta 49,76 % dan Bali 58,28%," pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini