Share

Bharada E Dijerat Pasal Pembunuhan, Penetapan Tersangka Sebelum Pemeriksaan Selesai Dipertanyakan

Muhammad Farhan, MNC Portal · Kamis 04 Agustus 2022 18:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2642192 bharada-e-dijerat-pasal-pembunuhan-penetapan-tersangka-sebelum-pemeriksaan-selesai-dipertanyakan-XXVYJTnod1.jpg Bharada E/Foto: Antara

JAKARTA- Kuasa Hukum Bharada E alias Richard Eliezer, Andreas Nahot Silitonga menyayangkan putusan tersangka pada kliennya jatuh saat proses pemeriksaan masih berjalan.

Menurutnya, prosedur pemeriksaan pada Bharada E baru selesai setelah penetapan tersangka yang dilakukan pada Rabu malam kemarin (3/8/2022) sekira pukul 22.00 WIB.

(Baca juga: Putri Candrawathi Dikabarkan Terluka saat Penembakan Brigadir J, Begini Kondisinya Sekarang)

Ia menegaskan timnya bersama Bharada E sudah kooperatif dengan pihak penyidik meski prosedur yang dilakukan kurang tepat.

"Nah yang sangat kami sayangkan memang prosedurnya, sebenarnya kami sangat menerapkan semua prosedur sesuai dengan KUHAP itu dijalankan,” ujar Andreas kepada wartawan, di Bareskrim, Kamis (4/8/2022).

“Cuma ternyata sebagaimana yang kemarin mendampingi langsung itu, pemeriksaan klien kami sebagai saksi baru selesai di tanggal empat tepatnya jam satu lewat dua menit,"sambungnya.

Untuk itu, Andreas mempertanyakan keputusan penetapan tersangka yang tidak sesuai dengan prosedurnya tersebut. Karena pemeriksaan di awal, lanjut Andreas, karena status Bharada E sebagai saksi.

"Jadi kami pertanyakan bagaimana seseorang yang belum selesai diperiksa sebagai saksi, tapi tersangka,"pungkasnya.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sebelumnya, Mabes Polri menetapkan Bharada E tersangka kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat. Bharada E dikenakan Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 dan 56 KUHP.

Penetapan tersangka disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/8/2022) malam.

"Menetapkan tersangka Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 dan 56 KUHP," kata Andi Rian saat jumpa pers.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini