Share

Pertama Kalinya, Australia Ikuti Latihan Super Garuda Shield di Sumsel

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Kamis 04 Agustus 2022 06:39 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2641679 pertama-kalinya-australia-ikuti-latihan-super-garuda-shield-di-sumsel-kqjwtpU6Pc.jpg Australia untuk pertama kalinya ikut SGS 2022 di Sumsel (Foto: Ist)

JAKARTA - Angkatan Pertahanan Australia untuk pertama kalinya mengikuti Latihan Super Garuda Shield (SGS) 2022 yang digelar di Pusat Latihan Tempur di Baturaja, Sumatera Selatan (Sumsel). Sebuah latihan militer bersama selama dua minggu yang secara historis diadakan antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Komando Indo-Pasifik AS yang diikuti 13 negara sahabat.

Letnan Jenderal Simon Stuart yang mulai menjabat sebagai Kepala Angkatan Darat Australia pada 2 Juli 2022, saat ini berada di Indonesia untuk menghadiri upacara pembukaan Latihan Garuda Shield.

“Indonesia adalah prioritas hubungan luar negeri pertama saya sejak memulai tugas ini. Sangatlah penting untuk selalu meningkatkan kerja sama yang telah terjalin antara kedua Angkatan Darat kita," kata Letjend Simon Stuart dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar Australia Jakarta, Rabu (3/8/2022).

BACA JUGA:KPK Koordinasi ke KSAD untuk Periksa Anggota TNI di Kasus Bupati Mamberamo 

Letjen Simon mengatakan latihan bersama Super Garuda Shield guna meningkatkan respons militer serta membangun hubungan kerja sama dengan Indonesia.

“Australia akan fokus pada latihan sebagai sarana untuk terus meningkatkan respons militer dan membangun hubungan kerja sama dengan Indonesia. Dengan menyatukan kekuatan yang kita miliki, kita akan terus membangun keyakinan dan kepercayaan yang langgeng,” ujarnya.

BACA JUGA:Anggota TNI Gadungan Mengamuk di Stasiun Kotabumi, Lalu Jatuh Pingsan 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Sebagai informasi, 90 tentara Australia akan berpartisipasi dalam latihan ini, berfokus pada interoperabilitas persenjataan gabungan melalui kesempatan untuk berlatih dengan militer Indonesia, dan tentu saja, memperkuat hubungan militer bilateral Australia-Indonesia.

Satu kompi infanteri dari Batalyon ke-5 Brigade Tempur 1 di Darwin, serta pengamat dari Komando Operasi Khusus dan Pusat Latihan Tempur akan berpartisipasi dalam latihan ini.

Pelatihan tersebut berlangsung pada 1-14 Agustus 2022 dan melibatkan 13 negara sahabat. Adapun negara yang terlibat yakni Amerika Serikat, Australia, Malaysia, Jepang, Singapura, Prancis, Inggris, Papua Nugini, Timor Leste, India, Kanada, Selandia Baru, dan Korea Selatan.

Pelatihan melibatkan 4.337 personel dengan rincian, 3.455 personel TNI yang terdiri dari 1.995 personel TNI AD, 704 personel TNI AL, da 756 personel TNI AU.

Lalu, 1.337 personel Amerika Serikat, 91 personel Australia, 110 personel Jepang, 52 personel Singapura, 3 personel Malaysia, 2 personel Inggris, 5 personel Papua Nugini, 4 personel Timor Leste, 1 personel India, 3 personel Kanada, 2 personel Selandia Baru, dan 3 personel Korea Selatan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini