Share

DPR: Latgab TNI Bersama Militer 13 Negara Adalah Langkah 'Super Diplomacy'

Tim Okezone, Okezone · Kamis 04 Agustus 2022 05:03 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 04 337 2641659 dpr-latgab-militer-tni-bersama-13-negara-adalah-langkah-super-diplomacy-hPQmjwYC07.jpg Anggota DPR Helmy Faishal Zaini bersama Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa (Foto: Dok)

JAKARTA - Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2022 resmi digelar di Pusat Latihan Tempur Baturaja, Sumatera Selatan. Kegiatan ini melibatkan ribuan tentara dari 13 negara.

Anggota Komisi I DPR RI Helmy Faishal Zaini mengatakan, Super Garuda Shield (SGS) Tahun 2022 adalah kegiatan super diplomasi. Sebab, karena persahabatan yang dibangun oleh 13 negara ini, pada dasarnya bukan bersiap-siap untuk perang, tetapi justru kita bersiap-siap untuk damai.

 BACA JUGA:Senggol Mobil TNI, Pemotor Wanita Tewas Terbentur Pembatas Jalan

Helmy mengungkapkan hal tersebut saat memberi sambutan di hadapan 5.000 tentara gabungan dari 13 negara dalam program Super Garuda Shield.

"Mewakili komisi I DPR RI, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa," katanya.

Menurutnya, ada beberapa hal dan isu penting yang patut digarisbawahi dalam konteks penyelenggaraan Super Garuda Shield (SGS) ini. Pertama, dari sisi pembiayaan dan investasi yang dibelanjakan, kegiatan Super Garuda Shield (SGS) jauh lebih murah.

"Ini merupakan sebuah langkah penting untuk membangun era baru diplomasi. Inisiatif baik semacam ini perlu mendapatkan apresiasi dan dukungan yang optimal dari pelbagai kalangan," ujarnya.

BACA JUGA:KPK Koordinasi ke KSAD untuk Periksa Anggota TNI di Kasus Bupati Mamberamo 

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Kedua, Kegiatan SGS secara teknis merupakan bagian dari langkah diplomatik yang masuk ke dalam kategori soft diplomatik yang secara teknis jauh dari hal-hal yang bersifat menegangkan. Sebab, yang menjadi titik serta aspek yang ditonjolkan dalam kegiatan ini adalah aspek-aspek kemanusiaan.

Ketiga, SGS) juga dapat dimaknai sebagai bagian dari total diplomasi yang sedang diterapkan oleh Indonesia bersama 13 Negara yang tergabung dalam kegiatan ini. Konsep total dipomasi ini merupakan negosiasi yang menyangkut banyak aspek, bukan hanya membangun kedekatan pada bidang-bidang yang bersifat politis, tetapi juga dalam peningkatan investasi, perdagangan, kesempatan kerja, pariwisata, dan semua sektor yang dibutuhkan untuk membangun Indonesia.

Ditambahkan Helmy, Komisi I DPR RI memiliki komitmen kuat untuk terus memberikan suport dengan kegiatan SGS ini. Kegiatan ini diproyeksikan akan membuat wajah indah Indonesia di mata dunia, tidak dilihat karena alutsistanya, karena tidak semua nilai bisa diukur dengan uang, tetapi dunia harus melihat kegiatan ini, tentang persahabatannya.

"Ini merupakan nilai dan prinsip diplomasi modern yang sangat penting untuk terus digalakkan," tuturnya.

Lebih dari itu, secara keseleruhan kegiatan ini dalam bahasa yang lebih tajam dapat disebut sebagai super diplomasi. Sebab, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat interoperabilitas, kemampuan, rasa saling percaya, dan kerja sama yang telah dibangun dari pengalaman bersama selama beberapa dekade, serta menciptakan komunikasi antarpersonel negara peserta latihan dalam suatu operasi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini