Share

Bharada E Tersangka, Irjen Dedi: Ini Komitmen Kapolri Ungkap Kasus Terang Benderang

Muhammad Refi Sandi, MNC Media · Rabu 03 Agustus 2022 23:32 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 337 2641620 bharada-e-tersangka-irjen-dedi-ini-komitmen-kapolri-ungkap-kasus-terang-benderang-UACKgEOdIz.jpg Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo (Foto: Sindonews)

JAKARTA - Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menegaskan, penetapan Bharada E sebagai tersangka kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J alias Nofriansyah Yoshua Hutabarat merupakan bentuk komitmen Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Kapolri sebelumnya telah menekankan agar mengungkap kasus baku tembak tersebut secara terang benderang.

"Ini mewujudkan komitmen Bapak Kapolri untuk mengungkap secara terang benderang terkait kasus tersebut bahwa Timsus ini selain tim penyidik yang dipimpin pak Dirtipidum Timsus ini juga memiliki Irsus melakukan pemeriksaan terhadap siapa saja yang terkait menyangkut masalah peristiwa yang ada di TKP Duren Tiga ini masih berproses Irsus ini melakukan pemeriksaan kemudian melakukan pendalaman pendalaman dan juga nanti hasilnya akan disampaikan," kata Irjen Dedi saat jumpa pers.

BACA JUGA:Bareskrim Sebut Istri Irjen Ferdy Sambo Belum Bisa Diperiksa 

Irjen Dedi menambahkan, kedua tim khusus (timsus) masih bekerja secara marathon agar kasus dapat terungkap.

"Dua tim ini masih bekerja secara marathon dan insya Allah sekali lagi sesuai komitmen Bapak Kapolri kasus ini akan diungkapkan dengan proses pembuktian secara ilmiah," ucapnya.

Sebelumnya, Mabes Polri menetapkan Bharada E tersangka kasus baku tembak di rumah Kadiv Propam nonaktif Irjen Ferdy Sambo yang menewaskan Brigadir J.

"Menetapkan tersangka Bharada E sebagai tersangka dengan sangkaan Pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 dan 56 KUHP," ujar Andi.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Sebagai informasi, Polri menyebut Brigadir J tewas ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, pada Jumat, 8 Juli 2022, sekira pukul 17.00 WIB. Brigadir J disebut-sebut merupakan merupakan sopir istri Ferdy Sambo. Sedangkan, Bharada E merupakan ajudan dari Ferdy Sambo.

Berdasarkan keterangan Polri, baku tembak antara dua anggota kepolisian tersebut diduga berawal dari adanya pelecehan serta penodongan Brigadir J terhadap istri Ferdy Sambo. Namun, tewasnya Brigadir sarat akan kejanggalan dan banyak menjadi pertanyaan publik.

Oleh karenanya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait kejanggalan tewasnya Brigadir J. TGPF tersebut dikomandoi oleh Wakapolri, Komjen Gatot Eddy Pramono. Salah satu pihak eksternal yang masuk dalam tim tersebut yakni Komnas HAM.

Kapolri juga telah menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo sebagai Kadiv Propam Polri. Selain itu, Kapolres Jaksel Kombes Budhi Herdi Susianto dan Karo Paminal Divisi Propam Polri Brigjen Hendra Kurniawan juga dinonaktifkan buntut kasus tersebut.

Sejauh ini, Tim Khusus (Timsus) bentukan Kapolri sudah berhasil menemukan CCTV yang sempat dinyatakan rusak di rumah Ferdy Sambo. CCTV tersebut sedang dipelajari dan akan dibuka ke publik secara utuh.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini