Share

Temuan Audit, Polri Sebut ACT Salahgunakan Dana Boeing Sebesar Rp68 Miliar

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 03 Agustus 2022 15:33 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 337 2641353 temuan-audit-polri-sebut-act-salahgunakan-dana-boeing-sebesar-rp68-miliar-3LqrJlsbFc.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

JAKARTA - Polri memutakhirkan jumlah dana dari Boeing yang diduga diselewengkan oleh lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT). Angka itu terungkap setelah adanya temuan audit keuangan.

"Hasil sementara temuan dari tim audit keuangan (akuntan publik) bahwa Dana Sosial Boeing yang digunakan tidak sesuai peruntukannya oleh Yayasan ACT sebesar Rp68 miliar," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah dikantornya, Rabu (3/7/2022).

 BACA JUGA:Polri Sebut Dana Rp10 Miliar ACT ke Koperasi Syariah 212 untuk Bayar Utang

Sebelumnya, polisi menyatakan bahwa dana Boeing yang disalahgunakan senilai Rp34 miliar. Uang tersebut seharusnya digunakan untuk dana bantuan korban kecelakaan pesawat Lion Air Boeing JT-610.

Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri menetapkan empat tersangka kasus dugaan penggelapan dana lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

 BACA JUGA:Blokir 843 Rekening Terkait Kasus ACT, Polri Sita Rp11 Miliar

Mereka adalah, Ahyudin (A) selaku mantan presiden dan pendiri ACT, Ibnu Khajar (IK) selaku presiden ACT saat ini. Kemudian, Hariyana Hermain (HH) selaku pengawas yayasan ACT tahun 2019 dan saat ini sebagai anggota pembina ACT saat ini, dan Novariadi Imam Akbari (NIA) selaku mantan Sekretaris dan saat ini menjabat Ketua Dewan Pembina ACT.

Bareskrim Polri menyatakan bahwa lembaga Aksi Cepat Tanggap diduga telah menyalahgunakan dana dari pihak Boeing untuk ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini