Share

Beras Bansos Ditimbun di Depok, Menko PMK: Sekarang Tahap Penyelidikan Polri

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 03 Agustus 2022 14:36 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 337 2641299 beras-bansos-ditimbun-di-depok-menko-pmk-sekarang-tahap-penyelidikan-polri-HEtJlEJROY.jpg Menko PMK, Muhadjir Effendy (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Muhadjir Effendy memastikan kasus penimbunan beras bantuan sosial (bansos) di Kawasan Kampung Serab, Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat sudah masuk tahap penyelidikan.

“Jadi hanya sekarang sedang dalam tahap penyelidikan, bukan penyidikan ya, penyelidikan dari pihak Polri,” tegas Muhadjir di Kompleks Istana Wakil Presiden (Wapres), Rabu (3/8/2022).

Sementara itu, Muhadjir memastikan pihaknya telah menurunkan tim dari Deputi 1 Kemenko PMK dan juga dari Kementerian Sosial sudah turun untuk melakukan pengecekan. “Kemudian dari instansi kemenko pmk deputi 1 sudah turun kemudian dari kemensos irjen juga sudah turun.”

“Ini saya tugasi dari Kemenko PMK, kemudian bu Risma (Menteri Sosial) juga menunjuk Irjen, kemudian Kapolri juga sudah memberikan tim, ya ditelisik yang betulnya seperti apa,” tambah Muhadjir.

Muhadjir pun menjelaskan bahwa penemuan beras yang ditimbun tersebut memang sudah rusak dan tidak layak untuk konsumsi. Sehingga, tidak diberikan kepada masyarakat. “Mudah-mudahan saya berdoa itu betul-betul memang seperti yang selama ini yang saya lihat sendiri pada waktu itu memang banyak beras yang rusak.”

Sementara itu, Muhadjir mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan untuk secepatnya mendistribusikan bantuan kepada masyarakat. “Sementara itu, Kenapa, karena waktu kita mendistribusi itu secepat mungkin, Bapak Presiden mendesak secepatnya beras harus sampai.”

“Padahal waktu itu puncak-puncaknya hujan. Banyak yang transporter ini, tidak hanya JNE saja yang karena kesulitan kendaraan alat angkut menggunakan bak terbuka. Lha yang bak terbuka itulah yang banyak kemudian rusak busuk itu,” paparnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini