Share

Beredar Video Abu Bakar Ba'asyir Akui Pancasila sebagai Dasar Negara

Carlos Roy Fajarta, · Rabu 03 Agustus 2022 07:31 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 03 337 2641001 beredar-video-abu-bakar-ba-asyir-akui-pancasila-sebagai-dasar-negara-m6i2YtKkZY.jpg Abu Bakar Ba'asyir keluar dari Lapas (Foto: istimewa)

JAKARTA - Ulama yang juga mantan napi terorisme, Abu Bakar Ba'asyir mengakui Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Menurut Abu Bakar dasar dari Pancasila adalah tauhid atau ketuhanan seperti tertuang dalam sila pertama Pancasila.

Hal itu terungkap usai video yang menampilkan Abu Bakar Ba'asyir sedang memberikan ceramah beberapa waktu lalu dan videonya beredar luas di media sosial.

"Indonesia berdasar Pancasila kenapa disetujui ulama? Karena dasarnya tauhid, Ketuhanan Yang Maha Esa," kata Ba'asyir dalam video yang viral di media sosial dikutip Selasa (2/8/2022).

Ba'asyir mengakui bahwa pemahaman tersebut merupakan hal baru baginya. Pasalnya di masa lalu Ba'asyir menganggap pihak yang percaya pada Pancasila sebagai sesuatu yang syirik.

Baca juga: Abu Bakar Ba'asyir Batasi Terima Tamu dan Menolak Diwawancarai

"Ini juga pengertian saya terakhir, dulunya saya bilang Pancasila itu syirik, tapi setelah saya pelajari berikutnya, ndak mungkin ulama menyetujui dasar negara syirik itu ndak mungkin," kata dia.

Lebih lanjut, Ba'asyir menyebut para ulama pada dasarnya memiliki niat ikhlas untuk mempersatukan masyarakat Indonesia.

Putra Ustaz Abu Bakar Ba'asyir, Abdul Rochim Ba'asyir menyebutkan video tersebut diambil sekitar tiga bulan lalu.

Baca juga: Ini Aktivitas Abu Bakar Ba'asyir Usai bebas Murni

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Ia menyebut ayahnya telah menerima dan mengakui Pancasila sejak lama. "Soal bahwa Pancasila ditarik dengan anti-Islam, beliau menolak sejak dulu. Masalahnya ada pihak tertentu yang menarik Pancasila dengan pemahaman yang dibenturkan dengan Islam," terang Abdul Rochim.

Menurutnya, Pancasila yang dipercaya Abu Bakar Ba'asyir selama ini justru sesuai dengan para pendiri bangsa. Pondok Pesantren Al-Mukmin di Ngruki.Sukoharjo milik keluarga juga ia sebutkan selalu mengajarkan pendidikan kewarganegaraan bagi para santri.

"Ngruki juga mengajarkan hal yang sama. Kita pahamkan dasar negara, ada Pendidikan Kewarganegaraan. Kita sesuai pemahaman asli dengan referensi sejarah," tambah Abdul Rochim.

Baca juga: Abu Bakar Ba'asyir Aktif Berdakwah Usai Bebas dari Penjara

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini