Share

Bareskrim Periksa Ketua Koperasi Syariah 212 Terkait Dana Rp10 Miliar dari ACT

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 02 Agustus 2022 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 337 2640661 bareskrim-periksa-ketua-koperasi-syariah-212-terkait-dana-rp10-miliar-dari-act-GUPnYilMGg.jpg Illustrasi (foto: Okezone)

JAKARTA - Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri telah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Koperasi Syariah 212 MS terkait aliran dana Rp10 miliar dari lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Polri sebelumnya mengungkapkan bahwa, kasus penyelewenangan dana yang dilakukan oleh lembaga ACT, Rp10 miliar diantaranya mengalir ke Koperasi Syariah 212 tersebut.

"Diantaranya Ketua Koperasi Syariah 212 atas nama MS pada hari Senin tanggal 1 Agustus 2022," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Nurul Azizah kepada awak media, Jakarta, Selasa (2/8/2022).

 BACA JUGA: Polri Koordinasi dengan Kemensos Selisik Legitimasi 777 Rekening Milik ACT

Nurul juga menyebut bahwa, pihak Bareskrim Polri akan menjadwalkan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak terkait aliran dana ACT yang tidak digunakan untuk peruntukannya.

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak yang menerima aliran dana Boeing dari ACT yang tidak sesuai dengan peruntukannya," ujar Nurul.

 BACA JUGA:Terkait Kasus ACT, Bareskrim Sita Uang Rp8 Miliar dari Beberapa Rekening Yayasan

Sebelumnya, Bareskrim Polri menyatakan bahwa lembaga Aksi Cepat Tanggap diduga telah menyalahgunakan dana dari pihak Boeing untuk ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion Air.

Wadir Tipideksus Bareskrim Polri Kombes Helfi Assegaf menyebut, dari Rp138 miliar yang diterima ACT, Rp34 miliar diantaranya digunakan tidak untuk peruntukannya. Dana tersebut digunakan ACT untuk pembangunan pesantren hingga koperasi syariah 212.

"Apa saja yang digunakan tidak sesuai peruntukan pengadaan armada rice truk, kurang lebih Rp2 miliar, untuk program big food bus Rp2,8 m, kemudian pembagunan pesantren peradaban Tasikmalaya Rp8,7 miliar, untuk koperasi syariah 212 kurang lebih Rp10 miliar, untuk dana talangan CV CUN Rp3 miliar, dana talangan sebuah PT MGBS Rp7,8 miliar. Total semua Rp34.573.069.200," kata Helfi dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/7/2022).

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini