Share

KPK Sebut Dandim Jayawijaya Terlibat Pelarian Bupati Mamberamo, Jenderal Kopassus: Belum Terbukti!

Edy Siswanto, Okezone · Selasa 02 Agustus 2022 13:14 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 02 337 2640561 kpk-sebut-dandim-jayawijaya-terlibat-pelarian-bupati-mamberamo-jenderal-kopassus-belum-terbukti-lA51Tg1EpC.jpg Brigjen JO Sembiring/Foto: Okezone

JAYAPURA - Komandan Korem 172/ Praja Wira Yakthi, Brigjen J.O Sembiring angkat bicara terkait dugaan keterlibatan Dandim 1702/Jayawijaya Letkol (CPN) Athenius Murib atas kaburnya tersangka dugaan suap dan gratifikasi Bupati Mamberamo Ricky Ham Pagawak ke Papua Nugini.

(Baca juga: KPK Koordinasi ke KSAD untuk Periksa Anggota TNI di Kasus Bupati Mamberamo)

"Kami TNI memiliki semangat yang sama untuk memberantas kasus Korupsi, sehingga adanya pemberitaan tersebut, tentunya menjadi perhatian kami Korem 172/PWY,"ujar JO Sembiring, Selasa (2/8/2022).

Dikatakan, TNI dalam penegakkan kasus korupsi siap membantu pihak manapun yang berwenang dalam mengusut adanya dugaan kasus korupsi, termasuk dengan KPK.

Jenderal baret merah Kopassus ini dengan tegas menyebut bahwa hingga saat ini pihaknya belum menemukan dugaan keterlibatan anak buahnya tersebut.

"Sampai dengan saat ini belum ditemukan adanya keterlibatan prajurit TNI membantu kaburnya RHP. Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih turut mendukung pihak Polda Papua untuk mencari keberadaan RHP,"ucapnya.

Diakuinya, jika kemudian ditemukan atas tudingan tersebut, maka pihaknya juga akan melakukan penyelidikan lebih lanjut, dan dirinya tegas bertanggung jawab atas itu.

Follow Berita Okezone di Google News

"Apabila adanya dugaan keterlibatan anggota TNI dalam membantu kaburnya Bupati Mamberamo Tengah RHP, tentunya akan dilakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku di TNI. Danrem 172/PWY yang bertanggung jawab untuk hal tersebut,"tegasnya.

Sekadar diketahui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah berkoordinasi dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Dudung Abdurachman untuk memeriksa salah satu anggota TNI-AD dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi Bupati Mamberamo Tengah, Papua, Ricky Ham Pagawak (RHP).

"Kami berharap dukungan dan bantuan dari pihak TNI sebagai bentuk sinergi penegak hukum guna percepatan penyelesaian perkara ini sehingga kepastian hukum segera terwujud," kata Ali.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini