Share

Wapres Maruf Amin: Penduduk Surga Nanti Kebanyakan Bangsa Indonesia

Binti Mufarida, Sindonews · Senin 01 Agustus 2022 21:59 WIB
https: img.okezone.com content 2022 08 01 337 2640274 wapres-maruf-amin-penduduk-surga-nanti-kebanyakan-bangsa-indonesia-JkAA1arvut.jpg Wakil Presiden Maruf Amin/ Foto: Setwapres

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan penduduk surga nanti kebanyakan bangsa Indonesia. Wapres mengatakan hal ini jika mengacu pada hadist Nabi Muhammad SAW.

Apalagi, kata Wapres, bangsa Indonesia menjadi bangsa yang memeluk Islam terbanyak di dunia.

 BACA JUGA:Terkait Uji Balistik Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Bakal Panggil Puslabfor Rabu Lusa

“Kalau kita mengacu pada hadits Nabi siapa yang berkata lailahaillallah, masuk surga, berarti penduduk surga itu kebanyakan bangsa Indonesia,” kata Wapres saat memberikan tausiah pada Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka, Senin malam (1/8/2022).

“Kenapa begitu? Karena memang yang banyak mengucap lailahaillallah adalah bangsa Indonesia. Jadi nanti di surga itu, bangsa Indonesia semua itu,” tambahnya.

 BACA JUGA:Jokowi Ceritakan Pengalamannya Bertemu Zelenskyy dan Putin

Namun, Wapres mengingatkan, untuk menuju Surga Allah SWT ada prosesnya. “Hanya memang ini ada yang langsung, ada yang tidak langsung. Ada yang, ada pakai proses. Proses pemanggangan namanya itu,” kata Wapres diikuti tawa sejumlah peserta yang hadir termasuk Presiden Joko Widodo.

“Mudah-mudahan saja yang mengalami proses pemanggangan itu sedikit, sedikit ya. Jangan banyak-banyak,” katanya.

Oleh karena itu, Wapres pun mengajak umat Islam untuk selalu membaca istighfar untuk menghapus dosa-dosa yang dilakukan.

“Apalagi kata ulama, tidak ada dosa kecil kalau dilakukan terus-menerus. Tidak ada dosa besar kalau dilakukan istighfar. Nah kita banyak nanti juga selalu membaca doa, membaca istighfar,” ucapnya.

“Karena itu walaupun mungkin ada maksiat yang dilakukan, tapi nanti ujungnya banyak yang kembali ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Kecuali orang yang bertaubat, beramal saleh, maka mereka itulah yang menjadi oleh Allah digantikan keburukannya menjadi kebaikan-kebaikan,” katanya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini