Share

Jamaah Haji Positif Covid-19 Belum Ada yang Dirawat di RSDC Wisma Atlet

Carlos Roy Fajarta, · Sabtu 30 Juli 2022 17:02 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 30 337 2639180 jamaah-haji-positif-covid-19-belum-ada-yang-dirawat-di-rsdc-wisma-atlet-pmQccMnRp8.jpg RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kepala Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, dr. Mintoro Sumego menyebutkan hingga Sabtu (30/7/2022), pihaknya belum ada merawat jamaah haji yang positif Covid-19.

"Untuk jamaah haji belum ada yang dirawat di Wisma Atlet Kemayoran karena positif Covid-19. Kita harapkan tidak ada lonjakan," ujar Mintoro Sumego, kepada awak media di Wisma Atlet Kemayoran, Sabtu (30/7/2022) sore.

BACA JUGA:Sebaran Covid-19 di 34 Provinsi Hari Ini, Jakarta Tertinggi Disusul Jabar dan Banten

Ia menyebutkan, saat ini pihaknya hanya mengaktifkan satu tower dari 8 tower yang ada di Wisma Atlet Kemayoran untuk perawatan pasien.

"Karena jumlah pasien sedikit hanya 204 orang kita baru menggunakan tower 6 yang berkapasitas kurang lebih 1.625 tempat tidur," tutur Mintoro Sumego.

BACA JUGA:Dinkes DKI Sebut Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Kini 23.212 

Pasien yang masuk hari ini ada 32 orang dan dinyatakan sembuh ada 17 orang. Sehingga penambahan pasien hari ini kata Mintoro hanya 15 orang pasien.

"Dari 204 pasien itu 18 persen PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri), dan 28 persen domestik. 175 gejala ringan, 24 komorbid dan 5 tanpa gejala," ujar Mintoro Sumego.

Dari 32 yang masuk hari ini, 30 dari domestik dan 2 dari PPLN (dari Turki dan Arab Saudi). Total SDM nakes 269 orang dan non nakes 74 orang sehingga total relawan di RSDC-19 Wisma Atlet Kemayoran berjumlah 343 orang.

"Untuk sub varian Omicron ada 85 sampel itu 66 di antaranya merupakan BA4 dan BA5," kata Mintoro.

Ia menyebutkan jumlah pasien Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran relatif masih sedikit berkisar di 150-200 pasien.

"Jumlah pasien kita lihat trendnya fluktuatif tapi kita harapkan semakin turun. Mudah-mudahan pasien bisa sembuh dengan cepat, rata-rata mereka dirawat 4-5 hari dan sudah sembuh oleh dokter yang merawat," tambah Mintoro Sumego.

Perkiraan trend kenaikan karena kepulangan jamaah haji disebutkan Mintoro tidak ada namun demikian pihaknya tetap melakukan antisipasi.

"Ada kepulangan jamaah haji debarkasi Cengkareng dan Jakarta. Kita sudah koordinasi dengan pusat kesehatan haji, dan kalaupun ada lonjakan kita bisa buka Tower 4-7 dengan total kapasitas 8 ribu tempat tidur," pungkas Mintoro Sumego.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini