Share

Mahfud MD: Tak Ada Larangan Ungkap Hasil Autopsi Brigadir J ke Publik

Muhammad Farhan, MNC Portal · Jum'at 29 Juli 2022 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 29 337 2638627 mahfud-md-tak-ada-larangan-ungkap-hasil-autopsi-brigadir-j-ke-publik-cLBiSniiix.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (foto: MNC Portal)

JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menegaskan tidak ada larangan untuk mengungkap hasil autopsi Brigadir J ke hadapan publik.

Menurutnya, jika ada yang mengatakan hasil autopsi itu hanya boleh dibuka atas perintah hakim, itu tidaklah benar.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga menjelaskan permintaan Hakim hanya sebatas untuk mewajibkan hasil autopsi agar dibuka ke publik. Namun jika tidak diminta, lanjut Mahfud, maka tidak ada larangan untuk membuka hasil autopsi tersebut.

"Menurut saya yang benar itu hasil autopsi harus dibuka kalau diminta oleh Hakim. Tapi kalau tidak diminta, tidak dilarang untuk dibuka," ujar Mahfud kepada wartawan, Jumat (29/7/2022).

Mahfud menjelaskan terkait kasus Brigadir J yang telah menyita perhatian publik, seharusnya menjadi keharusan untuk membuka hasil penyelidikan, terutama hasil autopsinya.

Baca juga: Dalami Penembakan Brigadir J, Komnas HAM Akan Uji Balistik Senjata Bharada E

Ia pun mendukung tindakan autopsi kedua karena menimbang adanya keraguan dari pihak keluarga Brigadir J dan publik.

"Jadi, kalau di dalam hukum itu, ada keharusan ada kebolehan ada larangan. Hasil autopsi ini dibuka kalau pengadilan minta, (tetap) boleh disiarkan ke publik apalagi ini menjadi perhatian umum, kalau itu diperlukan. Nah perlunya autopsi kedua ini dilakukan karena autopsi pertama diragukan oleh publik dan oleh keluarga," tambah Mahfud.

Baca juga: LPSK : Irjen Ferdy Sambo Ajukan Permohonan Perlindungan untuk Istrinya dan Bharada E

Mahfud MD mendukung pernyataan Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang berjanji hendak menyampaikan hasil autopsi tersebut. Mahfud pun menampik atas wacana tidak boleh dibukanya hasil autopsi tersebut.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

"Oleh sebab itu, Kapolri sudah benar. Nanti kalau diminta oleh hakim, hasil autopsi itu disampaikan. Tapi kalau tidak diminta, (tetap) boleh dan Kapolri sudah mengumumkan itu akan dibuka. Oleh sebab itu, jangan dibalik-balik, lalu dibilang tidak boleh dibuka ke publik, itu boleh," tegas Mahfud.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan bakal menyampaikan hasil ekshumasi dan autopsi ulang jasad Brigjen J alias Nopryansah Yosua Hutabarat ke publik.

"Rekan-rekan tentunya sudah melihat ada kegiatan-kegiatan dari timsus yang kemudian mempresentasikan apa yang didapat Komnas HAM kemudian hari ini telah dilaksanakan autopsi ulang, pada saatnya nanti akan disampaikan ke publik," kata Listyo, di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu 27 Juli 2022.

Hanya saja, Listyo tidak menyebut detail waktu penyampaian hasil proses ekshumasi dan autopsi itu. Pasalnya, tim khusus yang terdiri dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), dan Komnas HAM masih bekerja.

"Jadi, kan semuanya tentunya rekan sudah mengikuti bahwa saat ini timsus di mana timsus terdiri dari internal Polri dan juga ada Kompolnas, Komnas HAM saat ini semuanya sedang bekerja,” katanya.

Baca juga: Polisi Persilakan Keluarga Kekasih Brigadir J Melapor Bila Ada Ancaman

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini