Share

KPK Periksa Tersangka Korupsi Proyek Stadion Mandala Krida

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 28 Juli 2022 13:18 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 28 337 2637789 kpk-tersangka-korupsi-proyek-stadion-mandala-krida-WetGUIepny.jpg KPK (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap satu tersangka kasus dugaan korupsi terkait pekerjaan pembangunan Stadion Mandala Krida di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tersangka tersebut yakni, Kepala Cabang PT Duta Mas Indah Cabang Yogyakarta, Heri Sukamto.

"Hari ini, pemeriksaan tersangka korupsi pembangunan stadion Mandala Krida APBD Tahun Anggaran 2016-2017 di pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta atas nama HS," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (28/7/2022).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Heri Sukamto telah datang memenuhi panggilan pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Heri Sukamto merupakan satu-satunya tersangka dalam kasus ini yang belum ditahan KPK. Belum diketahui apakah KPK akan langsung menahan Heri pada hari ini.

Diketahui sebelumnya, KPK telah menetapkan tiga tersangka kasus dugaan korupsi terkait pekerjaan pembangunan Stadion Mandala Krida pada Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ketiga tersangka itu yakni, Kepala Bidang Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY, Edy Wahyudi. 

Kemudian, Direktur Utama PT Arsigraphi, Sugiharto; dan Direktur Utama PT Permata Nirwana Nusantara (PNN) sekaligus Direktur PT Duta Mas Indah (DMI), Heri Sukamto (HS). Ketiga tersangka tersebut diduga melakukan sejumlah penyelewengan dalam renovasi proyek Stadion Mandala Krida yang ditaksir menyebabkan kerugian negara mencapai Rp31,7 miliar.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka tersebut diduga melanggar Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini