Share

KPU: Enam Parpol Sudah Sampaikan Rencana Daftar Peserta Pemilu 2024

Fakhrizal Fakhri , Okezone · Rabu 27 Juli 2022 22:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 337 2637441 kpu-enam-parpol-sudah-sampaikan-rencana-daftar-peserta-pemilu-2024-AGZnVvUPOI.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyebutkan enam partai politik (parpol) sudah menyampaikan informasi rencana mendaftar sebagai calon parpol peserta Pemilu 2024.

"Yang sudah menginformasikan itu ada PDIP, Golkar, ada Perindo, kemudian ada PKB, ada Gerindra, ada Demokrat ya, yang sudah menginformasikan tentang rencana kehadirannya ke KPU untuk mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2024," kata Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari dilansir Antara, Rabu (27/7/2022).

KPU telah meminta partai politik agar segera menyampaikan kapan rencana waktu yang dipilih datang ke KPU untuk mendaftar sebagai calon parpol peserta Pemilu 2024.

Tahapan pendaftaran tinggal menghitung hari, KPU akan menggelar tahapan pendaftaran partai politik pada 1-14 Agustus 2022.

Baca juga: Pastikan Keamanan Sipol Pemilu 2024, KPU Gandeng BIN, Bareskrim Hingga BSSN

"Kegiatan pendaftaran partai politik itu 1-14 Agustus, termasuk jamnya, yaitu 1-13 Agustus 2022 pukul 08.00-16.00 WIB, terakhir 14 Agustus 2022 sampai pukul 24.00 WIB bertempat di Kantor KPU," kata dia.

KPU, kata Hasyim, telah menyampaikan dan meminta partai politik yang akan mendaftar untuk menginformasikan dengan cara berkirim surat kepada KPU terkait kapan jadwal akan hadir mendaftar.

Baca juga: KPU Beri Akses Bawaslu Baca Data Sipol Pemilu 2024

Anggota KPU RI Idham Holik mengingatkan setidaknya pimpinan partai politik bisa menyampaikan rencana mereka akan datang menyerahkan dokumen pendaftaran satu hari sebelum kedatangan pendaftaran partai politik.

"Kami mohon dapat menyampaikan surat pemberitahuan pendaftaran dengan tujuan kami dapat mengatur dan melayani ibu dan bapak saat pendaftaran partai politik," kata dia.

Follow Berita Okezone di Google News

Dengan pemberitahuan itu, kata dia, maka tidak akan terjadi jadwal yang bersamaan atau penumpukan jadwal penerimaan pendaftaran partai politik.

"Karena kalau terjadi demikian, maka kami khawatir tidak dapat terlayani dengan baik saat mendaftarkan diri kepada kami, termasuk mungkin muncul prasangka-prasangka kenapa 'kami dibelakangkan', 'kenapa yang itu didahulukan', itu yang tidak kami inginkan," ujarnya.

Baca juga: Pemilu 2024, KPU: 45 Partai Politik Sudah Miliki Akun Sipol

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini