Share

Komnas HAM Panggil Labfor Polri Hari Ini, Dalami CCTV dan Komunikasi Brigadir J

Achmad Al Fiqri, MNC Portal · Rabu 27 Juli 2022 06:06 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 27 337 2636885 komnas-ham-panggil-labfor-polri-hari-ini-dalami-cctv-dan-komunikasi-brigadir-j-BWi63DqMMd.jpeg Choirul Anam. (Foto: Riana Rizkia)

JAKARTA -Ā Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Kommas HAM) akan meminta keterangan tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polri untuk menelisik insiden penembakan di rumah Irjen Pol Ferdy Sambo yang menewaskan Nopriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada Rabu (27/7/2022).

Komisioner Bidang Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM M Choirul Anam menjelaskan, pihaknya akan mendalami perangkat elektronik berkaitan dengan tewasnya Brigadir J.

"Besok kami memeriksa pemeriksaan untuk digital forensik dan siber. Hubungannya apa? Digital untuk mengecek semua CCTV, dan siber mengecek semua HP dan komunikasi," ujar Anam dalam konfrensi pers Selasa (26/7/2022).

Ā Baca juga:Ā Jelang Autopsi Ulang Jenazah Brigadir J, Kuasa Hukum: Proses Ini yang Harus Dilakukan

Rencananya, Komnas HAM akan memeriksa tim Labfor Polri pada pukul 13.00 WIB. Anam tidak menyebut detail perangkat elektronik yang bakal diperiksa dengan tim Labfor Polri.

Rekaman kamera CCTV saat kejadian pada awalnya tidak ditemukan dengan alasan rusak berujung mati.Ā  Belakangan,Ā tim khusus (timsus) telah berhasil mengamankan data rekaman CCTV saat peristiwa penembakanĀ Brigadir J.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Dedi PrasetyoĀ mengatakan, rekaman CCTV itu diyakini bisa mengungkap secara jelas tentang konstruksi kasus penembakan di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo.

ā€œNanti akan dibuka apabila seluruh rangkaian proses penyidikan oleh timsus sudah selesai. Jadi dia tidak sepotong-potong, juga akan disampaikan secara komperhensif apa yang telah dicapai oleh timsus yang telah dibentuk oleh bapak kapolri," terang Dedi kepada wartawan, Kamis (21/7).Ā 

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri, Brigjen Pol Andi Rian DjajadiĀ mengungkapkan rekaman CCTV tersebut tengah diperiksa di laboratorium forensik.Ā 

"Ada bukti baru CCTV, nah ini sedang proses di Lab Forensik untuk kita lihat. Penyidik memperoleh dari beberapa sumber, ada beberapa hal yang harus dilakukan sinkronisasi-sinkronisasi, kalibrasi waktu. (Karena) Kadang-kadang ada tiga CCTV di satu titik yang sama, tapi waktunya bisa berbeda-beda," jelas Andi.Ā 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini