Share

Bawaslu: Parpol Boleh Sosialisasi Asal Tak Ajak Memilih

Felldy Utama, iNews · Selasa 26 Juli 2022 22:47 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 337 2636850 bawaslu-parpol-boleh-sosialisasi-asal-tak-ajak-memilih-0N51sD8AM4.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Rahmat Bagja menyampaikan bahwa partai politik (parpol) boleh melakukan sosialisasi kepada masyarakat jelang Pemilu Serentak 2024. Kendati demikian, dia menegaskan bahwa parpol dilarang mengajak masyarakat untuk memilih karena belum masuk dalam masa kampanye.

"Silakan parpol kenalkan program kerja dan visi misi yang diusung oleh partai. Bisa dengan cara door to door ke rumah warga. Tetapi jangan ajak warga untuk memilih," kata Bagja sebagaimana dikutip dari laman Bawaslu RI, Selasa (26/7/2022).

Dia juga menyampaikan bahwa, parpol dilarang menggunakan fasilitas negara. Seperti mobil plat dinas dipakai untuk akomodasi pengurus saat tatap muka dengan warga, lalu gedung atau rumah milik negara dipakai untuk pertemuan internal.

"Fasilitas negara hanya digunakan untuk kepentingan negara dan masyarakat. Bukan untuk kepentingan di luar itu," ujarnya.

Baca juga: Pastikan Keamanan Sipol Pemilu 2024, KPU Gandeng BIN, Bareskrim Hingga BSSN

Bagja mengatakan, parpol dibolehkan untuk membagikan atribut ketika bertemu warga. Meski begitu, dia mengatakan bahwa aktivitas seperti membagikan amplop yang berisi uang, menjelekkan atau menyerang nama partai lain tetap dilarang.

"Jangan sebarkan yang aneh-aneh. Kaos dan atribut boleh. Amplop berisi kartu nama atau stiker boleh saja. Jangan diisi yang lain nanti bisa bermasalah," tuturnya.

Baca juga: KPU Beri Akses Bawaslu Baca Data Sipol Pemilu 2024

Dia menambahkan, parpol boleh memasang atribut partai seperti spanduk, baliho dan semacamnya. Sebab Bawaslu tidak punya wewenang untuk mengatur tersebut selama belum masuk masa kampanye. Diketahui, masa kampanye sendiri akan dimulai pada 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024. Terhitung hanya 75 hari.

"Spanduk dan semacamnya itu kewenangan daerah masing-masing. Selama dimungkinkan untuk memasang spanduk pada masa sekarang, silakan saja," pungkasnya.

Baca juga: KPU Pastikan Bawaslu Akan Dapat Hak Akses SIPOL

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini