Share

Temui Keluarga Istri TNI Korban Penembakan, Jenderal Dudung Tak Kuasa Sembunyikan Keprihatinan

Ahmad Antoni, Sindonews · Selasa 26 Juli 2022 07:53 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 26 337 2636243 temui-keluarga-istri-tni-korban-penembakan-jenderal-dudung-tak-kuasa-sembunyikan-keprihatinan-k70SzI9C7D.jpg Jenderal Dudung sambangi keluarga istri TNI korban penembakan (Foto : iNews)

SEMARANG - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman bertemu dengan keluarga RW, istri TNI korban penembakan, di RSUP Dr Kariadi Semarang, Jawa Tengah, Senin 25 Juli 2022. KSAD bertemu dengan ibu dan ketiga anak RW.

Jenderal Dudung didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana bertatap muka dengan ketiga anak korban yang masing-masing pelajar kelas 6 SD (anak pertama) kelas 1 SD dan seorang balita berusia tujuh bulan. Ketiga anak beserta ibu dari RW diantar langsung oleh Komandan Batalyon Arhanud 15/DBY Letkol Arh Muda Setyawan dari Asrama Arhanud menuju RSUP Kariadi.

Saat bertemu dengan ketiga anak dan ibu dari RW, Dudung tak kuasa menyembunyikan keprihatinannya atas peristiwa yang menimpa RW.

"Saya sangat prihatin dan berharap ibu Rina Wulandari bisa segera pulih dan beraktivitas seperti sedia kala. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya kepada pihak RS Hermina maupun RSUP Dr Kariadi. Saya perintahkan ke depannya TNI AD melakukan penanganan serius terhadap korban dan kita semua berdoa semoga ibu Wulandari segera sembuh,” katanya.

Jenderal Dudung temui keluarga istri TNI korban penembakan (Foto: iNews)

Diketahui, RW merupakan anggota Persit Kartika Chandra Kirana cabang Batalyon Arhanud-12 Semarang, ia jadi korban penembakan di jalan Cemara III Padangsari Banyumanik, Kota Semarang pada Senin, 18 Juli 2022.

KSAD menyampaikan kondisi RW berangsur membaik. Selain itu dia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit yang telah menyelamatkan jiwa korban dari percobaan pembunuhan. RW saat ini sedang mendapat perawatan intensif di ruang ICU RSUP dr Kariadi Semarang.

Istri Kopda M itu sebelumnya sempat mendapat tindakan operasi pengangkatan proyektil di RS Hermina usai mendapat dua luka tembak, salah satu proyektil bersarang di perutnya. Saat perawatan di RS Hermina, kesehatan RW dikabarkan membaik. Namun tiba-tiba kesehatannya menurun hingga harus dirujuk ke RSUP Dr Kariadi pada Jumat 22 Juli 2022.

Tim dokter perawatan pasien RSUP dr Kariadi mengatakan pemindahan RW ke RSIP Kariadi karena korban membutuhkan tindakan lanjutan akibat ada multi organ injury atau cidera di perut akibat tembakan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini