Share

Pernikahan Beda Agama, Partai Perindo Paparkan Hukumnya Menurut Agama Islam

Nur Khabibi, MNC Portal · Kamis 21 Juli 2022 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 337 2634004 pernikahan-beda-agama-partai-perindo-paparkan-hukumnya-menurut-agama-islam-7uDTP4ula1.JPG Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad (Foto: Dok/Perindo)

JAKARTA - Beberapa waktu yang lalu publik ramai membicarakan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang mengesahkan atau mengizinkan pernikahan beda agama. Putusan tersebut pun menjadi kontroversi dan perhatian publik.

Lantas, bagaimana hukumnya pernikahan beda agama menurut hukum agama islam?. Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Kegamaan, Abdul Khaliq Ahmad memaparkan hukum pernikahan beda agama menurut syariat islam.

Menurutnya, dalam kaca mata islam, terdapat dua hukum yang mengatur tentang pernikahan yang dimaksud. Yang pertama, Khaliq mengatakan Islam memperbolehkan pernikahan beda keyakinan.

"Boleh itu dalam pengertian jika yang laki-laki adalah muslim, yang perempuannya ahlul kitab," kata Khaliq dalam Podcast Aksi Nyata Perindo dengan tema 'Pernikahan Beda Agama, Bagaimana Menurut Agama Islam?', Kamis (21/7/2022).

Khaliq menjelaskan, yang dimaksud ahlul kitab adalah, agama yang dianut secara kepercayaannya yang diajarkan kepada para pemeluknya mengesakan tuhan. Dalam hal ini, ia menyebutkan nasrani dan yahudi.

"Di luar agama ini (nasrani dan yahudi) juga terlarang," ujarnya.

Kemudian yang kedua, Khaliq menyatakan Islam melarang pernikahan beda agama. Hal itu terjadi bila mempelai wanita beragama Islam dan sang pria non-muslim.

"Itu tidak boleh," tegasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini