Share

Kecelakaan Truk di Cibubur, Perindo Sebut Beberapa Pihak Perlu Bertanggung Jawab

Nur Khabibi, MNC Portal · Kamis 21 Juli 2022 08:46 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 21 337 2633460 kecelakaan-truk-di-cibubur-perindo-sebut-beberapa-pihak-perlu-bertanggung-jawab-CipYmiU1IX.jpg Kecelakaan beruntun di CIbubur (Foto : Istimewa)

JAKARTA - Masyarakat Jabodetabek digemparkan dengan adanya kecelakaan maut di Jalan Alternatif Cibubur pada, Senin (21/7/2022). Kecelakaan tersebut bermula dari sebuah truk tangki Pertamina yang menabrak sejumlah kendaraan roda empat dan roda dua.

Insiden tersebut mengakibatkan 11 orang meninggal dunia dan beberapa orang mengalami luka-luka. Beberapa korban pada kejadian tersebut, dilarikan ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Terkait peristiwa nahas tersebut, Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Hukum dan HAM, Tama S. Langkun menyebutkan beberapa pihak harus bertanggung jawab atas musibah tersebut.

Pertama, pengemudi dari truk tangki Pertamina tersebut. Menurutnya, dengan segala dugaan penyebab kecelakaan tersebut, kejadian ini berawal dari kelalaian supir truk.

Namun, Tama melanjutkan, supir truk yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu tidak bisa disalahkan seorang diri. Dalam pemberian hukuman, harus menghitung beberapa variabel lain atas penyebab terjadinya kecelakaan yang menewaskan seorang prajurit TNI.

"Tentu saja kita harus melihat variabel-variabel lain apakah kelalaian tersebut disebabkan oleh dirinya sendiri atau kah karena memang situasi yang tidak bisa ia hindarkan," kata Tama kepada tim MNC Media yang dikutip Kamis (21/7/2022).

"Kalau kemudian itu situasi yang tidak bisa ia hindarkan tentu saja luas pidananya tidak seberat ketika memang itu semuanya yang (supir) tanggung jawab," tambahnya.

Baca Juga: Salurkan BLT BBM kepada 20,65 Juta KPM, Ini Strategi Pos Indonesia

Terkait adanya indikasi rem blong, ban gundul, dan posisi lampu merah yang tidak tepat perlu dilakukan investigasi. Terkait insiden tersebut, Tama menyoroti tentang posisi lampu merah.

"Yang bisa saya pastikan adalah soal posisi lampu merah menurut saya secara pengendara mobil pun juga itu tidak tepat," ujarnya.

Ia melanjutkan, dalam konteks posisi lampu merah tersebut, Pemerintah Daerah juga perlu ikut tanggung jawab. Setidaknya, mereka turut memberikan santunan kepada para korban.

"Bagaimanapun ada konteks perizinan lalu lintas di sana, itupun (Pemda) juga harus urun rembuk menyelesaikan persoalan ini," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini