Share

Mengaku Diancam Akan Ditusuk Majikan, TKW di Arab Saudi Minta Tolong Dipulangkan ke Indonesia

Andrian Supendi, MNC Portal · Senin 18 Juli 2022 01:30 WIB
https: img.okezone.com content 2022 07 17 337 2631220 mengaku-diancam-akan-ditusuk-majikan-tkw-di-arab-saudi-minta-tolong-dipulangkan-ke-indonesia-KQrBflTd8R.jpg TKW Turdem minta tolong dipulangkan ke Indonesia dari Arab Saudi (Foto: Tangkapan layar/Andrian Supendi)

INDRAMAYU - Pekerja Migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja wanita (TKW) asal Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Turdem (40), yang bekerja di Arab Saudi meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar dipulangkan ke Indonesia.

Pasalnya, TKW warga Desa Pabean Ilir, Kecamatan Pasekan, Kabupaten Indramayu itu ketakutan dan sudah tidak kuat lagi bekerja di Arab Saudi. Bahkan, menurut pengakuan Turdem kepada pihak keluarga, ia sempat mendapat ancaman akan ditusuk oleh keponakan dari majikannya di sana.

BACA JUGA:Investasi Crypto Bodong, Mantan TKW Tipu Korban hingga Rp200 Miliar di Kebumen 

Kondisi inilah yang kemudian memaksa Turdem membuat sebuah rekaman video berdurasi 58 detik untuk meminta tolong kepada Presiden Jokowi agar bisa memulangkannya ke Tanah Air.

Kuat dugaan, Turdem sendiri dikirimkan ke Arab Saudi secara unprosedural pada Februari 2022 lalu.

"Assalamualaikum, pak presiden tolong saya. Saya kerja di Saudi bertempat di Harja. Saya sudah gak kuat, aku kerja di sini 24 jam, aku di sini kurang makan, kurang tidur. Tolong aku pak presiden, tolong aku ingin pulang," ujar dia dalam rekaman video yang diterima MNC Portal Indonesia (MPI), Minggu (17/7/2022).

BACA JUGA:Derita Penyakit Kista di Arab Saudi, TKW Asal Indramayu Minta Dipulangkan 

Mengetahui kondisi yang dialami Turdem, pihak keluarga pun akhirnya mengadu ke Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Cabang Indramayu.

Pada kesempatan itu, ayah dari Turdem, Ribut (66), mengaku sangat khawatir dengan kondisi anak keduanya itu di sana, terlebih sudah adanya ancaman. Hal inilah yang membuat rasa khawatirnya menjadi bertambah, takut kejadian tidak diinginkan bakal menimpa anaknya tersebut.

Menurut Ribut, Turdem di Arab Saudi sudah seperti robot. Ia dipaksa bekerja nonstop 24 jam dan tidak diberi makan. Selain itu, majikannya juga sangat cerewet dan galak kepada Turdem.

"Di sana, anak saya kerja di majikan janda, cerewet, terus galak. Apalagi, keponakannya sampai ngancam-ngancam anak saya," kata dia.

Ribut menyampaikan, ancaman tersebut berawal saat Turdem tengah membetulkan regulator kompor di rumah majikannya yang rusak. Kemudian, lanjut dia, keponakan majikannya itu meminta agar Turdem membawakan semacam solatip. Namun, saat diberikan Turdem justru dimarahi.

"Katanya salah bukan itu, terus diambilkan barang lain juga salah, sampai diancam-ancam. Saya sangat berharap anak saya bisa dipulangkan," harap dia.

Sementara itu, SBMI Cabang Indramayu bakal membawa permasalahan PMI atau TKW yang mendapat ancaman tidak mengenakan di Arab Saudi itu ke ranah hukum sesuai dengan permintaan pihak keluarga.

Ketua SBMI Indramayu, Zaenuri menuturkan, sebelumnya pihaknya sudah melakukan somasi terhadap pihak sponsor. Namun, somasi itu tidak direspon sama sekali. "Sehingga kami akan menempuh jalur hukum dengan melapor ke Polres Indramayu," tegas dia.

1
3

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini